Paskibraka Kunjungi Museum Bank Mandiri

Jakarta, Obsessionnews.com- Setelah bertugas di Istana Merdeka dalam peringatan HUT ke-71 RI, Rabu (17/8/2016), 68 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) melakukan kunjungan ke beberapa tempat di Jakarta. Salah satu di antaranya adalah mengunjungi Museum Bank Mandiri di Kota Tua, Jakarta Barat, Kamis (18/8).
Ke-68 anggota Paskibra tersebut sebelumnya dipilih oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dari seluruh provinsi di Indonesia. Masing-masing provinsi, mengirimkan dua perwakilan. Sekitar pukul 14.00 WUB rombongan Paskibraka mendatangi Museum Mandiri, kemudian mereka mengelilingi museum yang berdiri pada 2 Oktober 1998 tersebut.
Mereka melihat koleksi museum terdiri dari berbagai macam koleksi yang terkait dengan aktivitas perbankan "tempo doeloe" dan perkembangannya, koleksi yang dimiliki mulai dari perlengkapan operasional bank, surat berharga, mata uang kuno (numismatik), brandkast, dan lain-lain. Koleksi perlengkapan operasional bank "tempo doeloe" yang unik, antara lain adalah peti uang, mesin hitung uang mekanik, kalkulator, mesin pembukuan, mesin cetak, alat pres bendel, seal press, safe deposit box maupun aneka surat berharga seperti bilyet deposito, sertikat deposito, cek, obligasi, dan saham. Di samping itu, ornamen bangunan, interior dan furniture museum ini masih asli seperti ketika didirikan.
Mereka juga melihat Pameran Foto "80 Tahun Habibie" : Cinta Sang Inspirator Bangsa Untuk Negeri yang dibuka untuk umum mulai 24 Juli 2016 hingga 21 Agustus 2016 di Museum Bank Mandiri. Rayhan A. Ramadhan, anggota Paskibraka asal Aceh, mengatakan dirinya sangat bersyukur dapat menyambangi Museum Bank Mandiri karena bisa menambah wawasan. “Jadi kita bisa mengetahui sejarah yang belum kita tahu,” ujar pelajar SMAN 4 Wirabangsa itu. Ia menghimbau agar generasi penerus sekarang jangan melupakan sejarah. “Salah satunya bisa dengan cara mengunjungi tempat-tempat bersejarah,” pungkasnya. (Giatri)
Ke-68 anggota Paskibra tersebut sebelumnya dipilih oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dari seluruh provinsi di Indonesia. Masing-masing provinsi, mengirimkan dua perwakilan. Sekitar pukul 14.00 WUB rombongan Paskibraka mendatangi Museum Mandiri, kemudian mereka mengelilingi museum yang berdiri pada 2 Oktober 1998 tersebut.
Mereka melihat koleksi museum terdiri dari berbagai macam koleksi yang terkait dengan aktivitas perbankan "tempo doeloe" dan perkembangannya, koleksi yang dimiliki mulai dari perlengkapan operasional bank, surat berharga, mata uang kuno (numismatik), brandkast, dan lain-lain. Koleksi perlengkapan operasional bank "tempo doeloe" yang unik, antara lain adalah peti uang, mesin hitung uang mekanik, kalkulator, mesin pembukuan, mesin cetak, alat pres bendel, seal press, safe deposit box maupun aneka surat berharga seperti bilyet deposito, sertikat deposito, cek, obligasi, dan saham. Di samping itu, ornamen bangunan, interior dan furniture museum ini masih asli seperti ketika didirikan.
Mereka juga melihat Pameran Foto "80 Tahun Habibie" : Cinta Sang Inspirator Bangsa Untuk Negeri yang dibuka untuk umum mulai 24 Juli 2016 hingga 21 Agustus 2016 di Museum Bank Mandiri. Rayhan A. Ramadhan, anggota Paskibraka asal Aceh, mengatakan dirinya sangat bersyukur dapat menyambangi Museum Bank Mandiri karena bisa menambah wawasan. “Jadi kita bisa mengetahui sejarah yang belum kita tahu,” ujar pelajar SMAN 4 Wirabangsa itu. Ia menghimbau agar generasi penerus sekarang jangan melupakan sejarah. “Salah satunya bisa dengan cara mengunjungi tempat-tempat bersejarah,” pungkasnya. (Giatri) 




























