BNNP: Semua Kelurahan di Sumbar Terlibat Kejahatan Narkoba

BNNP: Semua Kelurahan di Sumbar Terlibat Kejahatan Narkoba
Padang, Obsessionnews.com - Kejahatan narkotika di Sumatera Barat (Sumbar) sudah sangat memprihatinkan. Maka, penanganan berikut tindakan untuk pencegahan, perlu segera dilakukan. Penyalahgunaan obat terlarang itu sudah menyeluruh mulai dari kelompok pekerja, profesi, pelajar dan mahasiswa juga pengangguran dan Ibu Rumah Tangga (IRT). Bahkan penyelahgunaannya sudah menyeluruh sampai ke kelurahan yang ada di Sumbar. "Kejahatan narkotika di Sumbar sudah sangat memprihatinkan. Tidak ada satu kelurahan pun yang bebas dari penyalahgunaan narkotika," kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar Ali Azhar kepada obsessionnewsa.com usai upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI, di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (17/8/2016). Berdasarkan data Badan Nasional Narkotika (BNN) Pusat dengan Pusat Penelitian Kesehatan (Puslitkes) Universitas Indonesia (UI) per April 2016, tingkat pengguna narkoba di Sumbar berada berada di urutan 23 dari 34 provinsi di Indonesia. Dari 3.664.900 jiwa penduduk Sumbar yang berusia antara 10 sampai 59 tahun, terdapat 63.352 jiwa yang terkena narkoba. Jumlah tersebut terdiri dari pekerja mencapai 22.174 jiwa, pelajar dan mahasiswa mencapai 20.906 jiwa serta pengangguran dan Ibu Rumah Tangga (IRT) mencapai 20.272 jiwa. Untuk memerangi kejahatan narkotika, BNNP Sumbar menggerakkan seluruh kekuatan masyarakat bersama pemerintah dan aparat penegak hukum hingga ke kelurahan. "Melalui upaya itu diharapkan, peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Sumbar dapat ditekan," sebutnya. Salah satu program ke arah itu, BNNP bekerjasama dengan pemuda setempat, dalam waktu dekat membangun Kampung Narkoba di Kota Padang. Kampung Narkoba yang akan dibangung di Kecamatan Nanggalo ini, sebagai cikal bakal untuk percontohan di Sumbar. Sebagai percontohan, BNNP Sumbar akan memberikan pembinaan, penyuluhan dan tes urine bagi masyarakat setempat. Selama pendampingan petugas BNNP mengajak masyarakat apabila ada anggota keluarga yang menyalahgunakan narkoba supaya melapor ke BNNP agar bersangkutan diobati secara medis. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)