Pemerintah Pangkas Gini Rasio Jadi 0,40

Jakarta, Obsessionnews.com - Presiden Jokowi mengatakan kebijakan ekonomi pemerintah telah berpengaruh besar pada indikator kesejahteraan soal Indonesia dalam setahun terakhir. Misalnya indeks gini rasio Indonesia atau tingkat ketimpangan penduduk di Indonesia berhasil dipangkas hingga menjadi 0,40 pada Maret 2016. Rasio gini tersebut turun 0,01 poin dibandingkan dengan Maret 2015 sebesar 0,41. Jokowi menyampaikan hal itu dalam pidato Penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2017 disertai Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2016 – 2017 di gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (16/8/2016). "Namun demikian, perlu disadari bahwa kita masih akan menghadapi tantangan-tantangan berat ke depan," ujar Jokowi. Sedangkan untuk tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,86 persen. Pengangguran diturunkan menjadi 5,5 persen. Sedangkan Indeks Pembangunan Manusia mengalami kemajuan hingga mencapai angka 69,55. Jokowi mengakui belum pulihnya perekonomian global dan beberapa negara mitra dagang utama, yang diiringi masih rendahnya harga komoditas masih menjadi risiko yang dapat mengganggu kinerja perekonomian nasional. Di samping itu, menurut Presiden, negara-negara maju juga sedang bergelut menghadapi tantangan pemulihan ekonomi. Sehingga masih terdapat ketidakpastian kebijakan keuangan, termasuk sebagian negara menerapkan kebijakan penggelontoran likuiditas. (Has)





























