Organda Minta Pemerintah Perbaiki Kerusakan Jalan

Padang, Obsessionnews.com - Secara umum kondisi jalan nasional di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) masuk kategori bagus. Meskipun demikian, masih terdapat sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan. Ruas jalan yang mengalami kerusakan, jalan nasional dari Padang menuju perbatasan dengan Provinsi Bengkulu. Kondisi yang sama terdapat di jalur lintas menuju Kabupaten Solok Selatan. Khusus di ruas jalan menuju perbatasan Bengkulu, kerusakan jalan nasional ini terdapat di Kenagarian Amping Parak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessl). Hampir 1 Km jalan mengalami kerusakan jalan. Akibat kondisi demikian dikeluhkan pengusaha angkutan, karena berpengaruh terhadap pengusaha angkutan. "Pasti akan berpengaruh terhadap biaya operasional kendaraan. Kerusakan-kerusakan yang terjadi akan berbeda dengan mobil yang melewati jalan datar dan licin dengan mobil yang melewati jalan yang berlobang-lobang," kata Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumbar, Sengaja Budi Syukur kepada obsessionnews.com, Selasa (16/8). Selain berpengaruh terhadap biaya operasional kendaraan, kerusakan jalan juga berpengaruh terhadap distribusi barang sampai ke tujuan.
Budi Syukur berharap jalan yang tengah diperbaiki segera diselesaikan, sehingga kerugian pengusaha angkutan tidak bertambah besar. Akibat kondisi jalan terjadi, salah seorang sopir truk Pendi meneluhkan kondisi jalan yang terjadi. Setiap memasuki kawasan Kecamatan Sutera, ia memperlambat lacu kecepatan kendaraan yang dibawanya. "Menjelang jalan ini saya selalu berhati-hati, karena selain jalannya kecil juga banyak lubang, belum diperparah lagi dengan kondisi aspalnya bergelombang," katanya. Hal yang sama diungkapkan, Eman. Laki-laki yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir truk sawit ini mengatakan, apabila perbaikan dan keualitas jalan tidak ditingkatkan, maka cara pembatasan muatan barang bukan langkah yang tepat. Perbaikan, pemeliharaan dan pengawasan harus sejalan. "Apabila hanya aturan saja yang ditegakan, sementara kondisi jalan tidak diperbaiki, ya kita harus pandai- pandai membawa barang," ujar Eman. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)
Budi Syukur berharap jalan yang tengah diperbaiki segera diselesaikan, sehingga kerugian pengusaha angkutan tidak bertambah besar. Akibat kondisi jalan terjadi, salah seorang sopir truk Pendi meneluhkan kondisi jalan yang terjadi. Setiap memasuki kawasan Kecamatan Sutera, ia memperlambat lacu kecepatan kendaraan yang dibawanya. "Menjelang jalan ini saya selalu berhati-hati, karena selain jalannya kecil juga banyak lubang, belum diperparah lagi dengan kondisi aspalnya bergelombang," katanya. Hal yang sama diungkapkan, Eman. Laki-laki yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir truk sawit ini mengatakan, apabila perbaikan dan keualitas jalan tidak ditingkatkan, maka cara pembatasan muatan barang bukan langkah yang tepat. Perbaikan, pemeliharaan dan pengawasan harus sejalan. "Apabila hanya aturan saja yang ditegakan, sementara kondisi jalan tidak diperbaiki, ya kita harus pandai- pandai membawa barang," ujar Eman. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73) 




























