Orang yang Beri Masukan ke Jokowi Dipertanyakan

Jakarta, Obsessionnews.com - Sekjen DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mempertanyakan orang-orang di sekitar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memberikan informasi dan masukan dalam menempatkan seseorang sebagai menteri. Kasus dua kewarganegaraan mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menandakan, bahwa orang-orang di lingkaran Presiden tidak cermat. "Lingkungan presiden harus bertindak cermat. Ini bisa kecerobohan, kecolongan, bisa jadi skandal. Jangan sampai wajah presiden tercoreng karena ini," ujarnya di DPR, Selasa (16/7/2016). Namun, ia tetap mengapresiasi keputusan Jokowi yang langsung bertindak cepat, memberhentikan Arcandra, meski baru menjabat sebagai menteri dalam waktu yang sangat singkat, yakni 20 hari. "Tindakan presiden memberhentikan Arcandra adalah keputusan yang tepat dan benar," tuturnya. Adapun soal siapa nantinya yang pantas mengganti posisi menteri ESDM, presiden disarankan memilih yang memang mengutamakan kepentingan nasional. "Gerindra menyerahkan ke presiden itu kan hak prerogatif. Cuma karena ESDM sangat vital, pilihlah yang reputasinya membela kepentingan nasional dan sudah terbukti," ucap Muzani. (Albar)





























