Kinerja Ekspor Impor Juli Anjlok, Beri Efek Negatif Pasar Modal

Kinerja Ekspor Impor Juli Anjlok, Beri Efek Negatif Pasar Modal
Jakarta, Obsessionnews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin melanjutkan koreksinya untuk lima hari perdagangan berturut-turut. Sempat anjlok 80 poin sebelum akhirnya IHSG ditutup di 5320,561 atau koreksi 56,635 poin (1,05 persen). Pengamat pasar modal, David Sutyanto mengatakan koreksi IHSG terutama dipicu aksi ambil untung lanjutan di sejumlah saham berkapitalisasi besar terutama yang bergerak di telekomunikasi, utilitas, otomotif, tambang dan properti. "Kinerja ekspor-impor Indonesia Juli lalu yang kembali turun, turut menambah sentimen negatif di pasar. Ekspor Indonesia Juli lalu turun 26,67 persen (mom) dan 15,22 persen (yoy) di USD9,51 miliar. Ini merupakan angka ekspor bulanan Juli yang terendah sejak 2009," ungkapnya melalui keterangan tulis yang diterima Obsessionnews.com, Selasa (16/8/2016). Sementara itu impor Juli 2016 mencapai USD8,92 milar turun 26,28 persen (mom) dan 11,56% persen (yoy). "Surplus neraca perdagangan Juli lalu hanya mencapai USD598 juta turun dibandingkan Juni 2016 sebesar USD879,2 juta," Tutup David. (Aprilia Rahapit)