Gelar IPEX 2016 Bank BTN Targetkan Kredit Baru Rp4 Triliun

Indonesia Property Expo (IPEX) 2016 akan didukung oleh lebih dari 200 pengembang dengan 700 lebih proyek perumahan Jakarta - Menyambut geliat permintaan akan rumah dalam negeri yang terus meninggi, Bank BTN kembali menggelar Indonesia Property Expo (IPEX) 2016. Pameran yang hanya berlangsung dari tanggal 13 sd 21 Agustus 2016 tersebut didukung oleh lebih dari 200 pengembang yang akan memamerkan lebih dari 700 proyek perumahan tersebar di seluruh Indonesia. BTN menargetkan akan memperoleh kucuran kredit baru yang ditargetkan sekitar Rp.4 Triliun dari pameran tersebut. Kami optimis dari IPEX ini BTN akan dapat merealisasi kredit baru sekitar Rp.4 Triliun. Demikian dipaparkan Direktur Utama Bank BTN, Maryono, usai pembukaan IPEX 2016 di Jakarta, Sabtu (13/8/2016). Maryono menjelaskan, relaksasi LTV ini menjadi salah satu pendorong tingginya minat masyarakat untuk membeli rumah melalui skim KPR perbankan. Permintaan rumah oleh masyarakat beberapa bulan terakhir ini masih cukup tinggi. Permintaan masih didominasi untuk rumah-rumah menengah bawah. Oleh karena itu, lanjutnya, event IPEX 2016 dimaksudkan untuk merespon permintaan yang tinggi masyarakat tersebut terhadap rumah layak. "Dan kami sudah menyiapkan kebutuhan rumah baik untuk rumah bagi masyarakat menengah atas maupun masyarakat menengah bawah yang masuk pada kelompok FLPP sebagai pendukung program sejuta rumah,' tandas Maryono. Dalam pameran ini Bank BTN memberikan kebijakan khusus untuk transaksi yang dilakukan selama masa pameran berlangsung pada 13 - 21 Agustus 2016. Kebijakan khusus yang dapat dimanfaatkan antara lain: KPR Sejahtera FLPP • Suku bunga ringan 5% dan uang muka 1% • Bebas biaya administrasi KPR BTN Platinum • Diskon biaya provisi Bank dan administrasi sebesar 71% • Diskon biaya premi asuransi jiwa sd 20% • Diskon harga jual rumah dari pengembang s.d 45% • Uang muka ringan • Persyaratan mudah dengan Sistem One Hour Aproval untuk pengajuan aplikasi KPR selama pameran • Jangka Waktu KPR lebih fleksible s.d 25 Thn • Pengajuan Aplikasi KPR Secara Online melalui website www.btnproperti.co.id • Kemudahan Layanan dengan system Sharia • Free Konsultasi layanan KPR dan Design Rumah • Grand Prize Hadiah Mobil dan Undian Berhadiah • Kemudahan Layanan bagi nasabah BTN Prioritas Maryono menambahkan, sebagai bank dengan pangsa pasar terbesar dalam pembiayaan perumahan di Indonesia, Bank BTN akan terus melakukan terobosan untuk meningkatkan penyaluran kreditnya. Event IPEX 2016 ini merupakan salah satu terobosan yang dilakukan untuk menambah kucuran kredit baru. Menurut Maryono, pasar perumahan di Indonesia yang masih terbuka lebar memberikan inspirasi kepada perseroan untuk kembali menyelenggarakan event ini. Lima tahun berturut-turut event sejenis diselenggarakan mendapat respon masyarakat yang sangat luar biasa. "Inilah moment yang tepat untuk menjual produk rumah kepada masyarakat sekaligus membelinya baik secara tunai ataupun KPR. Banyak fasilitas kemudahan dan promosi yang bervareasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat selama pameran berlangsung. IPEX 2016 diharapkan dapat memberikan kontribusi kredit baru Bank BTN lebih dari Rp2 triliun selama pameran berlangsung," terangnya. Ia menegaskan, Bank BTN tetap konsisten terhadap core business-nya dalam bidang pembiayaan perumahan. Berdasarkan laporan keuangan Bank BTN per 30 Juni 2016 masih menjadi pemimpin pasar pembiayaan perumahan di Indonesia dengan penguasaan pangsa pasar total KPR sebesar 30%. Sementara untuk segmen KPR subsidi, peran Bank BTN sangat dominan dengan menguasai pangsa pasar 98% dari total penyaluran FLPP tahun 2011, 2012, 2013, 2014 dan 2015. "IPEX 2016 juga menjadi salah satu harapan dalam memenuhi program sejuta rumah. Pertumbuhan kredit BTN selama ini cukup agresif dan melampaui rata-rata industri. Maryono optimis pertumbuhan kredit akan tetap dapat dipertahankan dan diupayakan meningkat lebih baik dari 2015," tambahnya. Maryono berharap IPEX 2016 menjadi jawaban atas pemenuhan kebutuhan rumah bagi masyarakat Indonesia. Mudah-mudahan ini menjadi moment yang baik bagi masyarakat untuk memiliki rumah secara tunai ataupun melalui fasilitas KPR. Berdasarkan laporan keuangan Semester I 2016 BTN mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 25,40% menjadi Rp1,042 Triliun dari Rp 831 Milyar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kredit yang disalurkan BTN tumbuh 18,39% dari Rp126,125 Triliun pada tahun 2015 menjadi sebesar Rp149,316 Triliun.Rasio kredit bermasalah (NPL) BTN turun dari 4,70% pada tahun 2015 menjadi 3,41% pada tahun 2016. Rasio kecukupan modal (CAR) BTN meningkat lebih baik menjadi 22,07%. "Sementara itu Dana Pihak Ketiga BTN meningkat 17,29% menjadi Rp134,555 Triliun dari tahun 2015 yang sebesar Rp114,749 Triliun. Asset BTN meningkat menjadi Rp.189,513 Triliun atau tumbuh 21,52% dari posisi tahun 2015 yang sebesar Rp155,952 Triliun," jelas Dirut BTN. (Iwa)





























