Adi Sasono Pernah Tolak Gabung Golkar

Adi Sasono Pernah Tolak Gabung Golkar
Jakarta, Obsessionnews.com– Di era Orde Baru (Orba) Adi Sasono dianggap sebagai musuh pemerintah. Adi dikenal sebagai tokoh lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang gencar mengkritik pemerintah. Ia menilai berbagai kebijakan pemerintahan Orba di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto saat itu tidak pro rakyat. Pada 21 Mei 1998 Orba yang berkuasa selama 32 tahun tumbang akibat gerakan reformasi yang dipelopori mahasiswa.  Soeharto menyerahkan kekuasaannya kepada Wakil Presiden BJ Habibie. Habibie kemudian membentuk Kabinet Reformasi. Habibie merekrut Adi Sasono sebagai Menteri Koperasi dalam Kabinet Reformasi Pembangunan. Jabatan ini sesuai dengan potensi Adi di bidang ekonomi dan koperasi. Tak lama setelah menjadi Menteri  Koperasi  namanya dimasukkan sebagai salah seorang ketua DPP Partai Golkar oleh Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung. Namun, Adi menolak bergabung dengan Golkar, karena partai berlambang pohon beringin ini identik dengan Orba. Adi mendirikan Partai Merdeka dan menjadi peserta Pemilu 2004.  Tetapi partai ini tidak berhasil meloloskan kadernya ke Senayan, julukan populer bagi Gedung DPR/MPR yang berlokasi di Senayan, Jakarta Pusat. Adi menjadi Menteri Koperasi periode 1998-1999. Setelah tidak lagi menjadi menteri, ia mencurahkan perhatiannya di dunia politik, Ikatan Cendekiawan  Muslim Indonesia (ICMI) dan pemberdayaan ekonomi rakyat. Mantan Ketua Umum ICMI ini menhembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Mayapada Lebak Bulus, Sabtu (13/8/2016) sekira pukul 17.20 WIB. "Telah berpulang Bang Adi Sasono, pada pukul 17.20 WIB hari ini 13 Agustus 2016. Kami mengenangmu sebagai seorang yang tangguh," kicau politikus NasDem Akbar Faizal di akun Twitternya, @akbarfaizal68, Sabtu (13/8). Adi meninggal dunia dalam 73 tahun. Menurut Ketua Tim Komunikasi ICMI Andi Irman, Adi  meninggal setelah tiga hari menjalani kemoterapi. (@arif_rhakim)