Pacu Industri Kreatif, BCA Dukung Jazz Gunung Bromo 2016

Pacu Industri Kreatif, BCA Dukung Jazz Gunung Bromo 2016
Jakarta, Obsessionnews.com - PT Bank Central Asia, Tbk (BCA) tidak ingin dipandang menjadi penggerak mesin ekonomi saja, namun pihaknya ingin dikenal dengan bank yang juga mendukung dunia musik, khususnya bergenre Jazz di tanah air. Demikian yang dikatakan Direktur BCA, Santoso pada Press Conference Jazz Gunung Bromo 2016, di Galeri Indonesia Kaya, Kamis (11/8/2016). "Kami tidak mau dipersepsikan sebagai mesin ekonomi saja, kami besar di  indonesia kami juga harus mendukung indonesia khususnya di sisi pariwisata dan seni musik. Melalui jazz gunung ini kami memberikan support terhadap budaya, dan kami melihat jazz Indonesia sudah dengan global dengan kekhasannya," ungkap Santoso. Diadakannya Jazz Gunung tersebut merupakan implementasi perseroannya dalam menjalankan Corporate Social Responsibility (CSR), yang masuk dalam program pilar Solusi Sinergi Bakti BCA. Jazz Gunung Bromo yang digagas oleh Sigit Pramono, Djaduk Ferianto, Butet Kartaredjasa ini merupakan ke delapan kalinya, di Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo, Desa Wonotoro, Kacamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Dan pada tahun 2016 ini akan diadakan pada tanggal 19-20 Agustus. Sigit mengungkapkan, ia yakin pada tahun ini, Jazz Gunung menampilkan suguhan yang lebih menarik dan semakin membuat nyaman penonton akan musik jazz bernuansa budaya Indonesia. "Jazz Gunung ini terus berkembang dan dikenal di negara lain. Bahkan pemain jazz dari prancis ingin tampil di Jazz gunung," katanya. [caption id="attachment_143608" align="aligncenter" width="640"]Direktur BCA Santoso sedang mendatangani sweater sebagai tanda diresmikannya acara Jazz Gunung Bromo 2016 pada 19-20 Agustus. Direktur BCA Santoso sedang mendatangani sweater sebagai tanda diresmikannya acara Jazz Gunung Bromo 2016 pada 19-20 Agustus.[/caption] Tahun ke tahun, Jazz Gunung ini terus menarik banyak pengunjung. Meskipun begitu Sigit tetap membatasi kuota penonton. "Kami pertahankan dengan 2000 penonton," tuturnya. Sementara itu Butet Kartaredjasa mengatakan, dirinya sangat senang sekali, BCA dan pihak lainnya konsisten sehingga acara ini selalu hadir setiap tahunnya. "Saya senang bisa konsisten hingga saat ini. Pokoknya suasana disana asyik. Semua bisa mengenal Indonesia melalui jazz gunung ini," ungkap butet. Sementara itu Santoso melanjutkan, ia berharap musik etnik Indonesia mendapat tempat panggung international. "Kami juga ingin Jazz Gunung ini menjadi satu ciri khas yang kuat dalam mengenal khasanah budaya Indonesia yang bercorak internasional, atas dasar ini BCA terus memberikan dukungan," ucap Santoso. Jazz Gunung Bromo tahun ini akan menghadirkan Ian Scionti Trio (Spanyol), Samba Sunda, Ring of Fire Project Gt.Bonita dan Richard Hutapea, Ermy Kullit, Shaggy Dog, Nial Djuliarso, Trio Ft. Arief Setiadi, Peni Chandra Rini, The Groove dan Dwiki Dharmawan Project. Selain itu untuk informasi tiket dapatkan di situs resmi Jazz Gunung Bromo di www.jazzgunung.com. (Aprilia Rahapit)