Polri Berharap Anak Buah Santoso Segera Turun Gunung

Jakarta, Obsessionnews.com - Densus 88 Antiteror beranggapan bahwa anak buah Santoso yakni Basri dan Ali Kalora belum bisa menggantikan posisi Santoso dalam memimpin jaringan terorisnya. Oleh karena itu, Densus 88 berharap anak buah Santoso turun gunung untuk menyerahkan diri. "Saat ini kita harap Basri, Ali kalora, dan DPO lainnya yang masih ada segera turun gunung," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/8/2016). Anggota yang telah menyerahkan diri ke anggota Tinombala bernama Jumri alias Tamar, yang menyerahkan diri pada Jumat (5/8/2016) dini hari. Beberapa hari kemudian, giliran Taufik Hidayat alias Salman alias Opik yang menyerahkan diri. Keduanya menyerahkan diri dengan bantuan keluarganya. Boy mengatakan, Polri menghargai para DPO yang menyerahkan diri karena mendengarkan imbauan polisi dan tokoh masyarakat. "Kita harap yang lain bisa turun gunung, kembali ke keluarga dan dapat diperlakukan oleh petugas dengan sebaik-baiknya," katanya. Terlihat penyerahan diri Taufik Hidayat alias Salman ini membuat jumlah anggota kelompok santoso yang masih diburu tersisa 16 orang lagi dari jumlah awal DPO sebanyak 41 orang ketika Operasi Tinombala 2016 pada 10 Januari silam berkurang. (Purnomo)





























