Meski 8.000 Korban Tewas, Militer Saudi Terus Gempur Yaman

Meski 8.000 Korban Tewas, Militer Saudi Terus Gempur Yaman
Hajjah - Arab Saudi melanjutkan serangan udaranya ke Yaman meski korban tewas akibat agresi militer negara Arab ini telah mencapai lebih dari 8.000 orang. Seperti dilaporkan televisi al-Masirah, jet-jet tempur rezim Al Saud telah 22 kali membombardir berbagai wilayah perbatasan Yaman dengan Arab Saudi, Minggu (7/8/2016), dan serangan ini menewaskan dan melukai beberapa warga Yaman. Pesawat tempur Arab Saudi juga beberapa kali menyerang Provinsi Hajjah, barat Yaman, namun belum ada laporan mengenai jatuhnya korban atau kerugian akibat serangan tersebut. Kota Dhubab di Provinsi Taiz, barat daya Yaman juga tak luput dari gempuran rudal jet-jet tempur pasukan agresor. Selain itu, Provinsi Sanaa, Saada dan al-Jawf juga menjadi target keganasan serangan udara militer Arab Saudi. Di sisi lain, orang-orang bersenjata yang berafiliasi dengan kelompok teroris Takfiri menembak mati seorang kolonel Angkatan Darat Yaman di kota al-Ain. Agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman yang memperoleh lampu hijau dari Amerika Serikat dimulai sejak tanggal 26 Maret 2015. Invasi militer ini telah merenggut nyawa lebih dari 8.000 orang dan melukai belasan ribu lainnya. Serangan itu juga telah memporak-porandakan infrastruktur penting Yaman termasuk rumah sakit, sekolah, bandara, pabrik, pelabuhan, jembatan dan fasilitas publik lainnya. (ParsToday)