Sri Wahyuni Akhiri Paceklik Prestasi Lifter Putri Indonesia di Olimpiade

Sri Wahyuni Akhiri Paceklik Prestasi Lifter Putri Indonesia di Olimpiade
Jakarta, Obsessionnews.comMembanggakan! Kata ini tepat untuk menggambarkan prestasi yang diukir Sri Wahyuni di cabang angkat besi dalam Olimpiade Rio 2016, di Rio de Janeiro, Brasil, Sabtu (6/8/2016) waktu setempat atau Minggu (7/8) WIB. Yuni, sapaan akrabnya, mengharunkan nama Indonesia dengan menyabet medali perak di cabang angkat besi kelas 48 kg. Ia mencatatkan total angkatan 192 kilogram, yakni 85 kilogram lewat angkatan snatch dan 107 kilogram dari clean and jerk. Apa yang diperoleh Yuni itu mengakhiri 12 tahun paceklik prestasi lifter putri Indonesia di Olimpiade. Lifter putri Indonesia pertama yang meraih prestasi adalah Lisa Rumbewas. Lisa menyabet medali perak di  Olimpiade Sydney 2000. Prestasi serupa diulanginya lagi di Olimpiade Athena 2004. Setelah itu tidak ada lagi lifter putri yang mampu mencapai prestasi serupa, baik di Olimpiade Beijing 2008 maupun Olimpiade London 2012. Kini penantian panjang itu telah berakhir. Yuni berhasil memperoleh medali perak di Olimpiade Rio 2016. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut gembira atas keberhasilan Yuni tersebut. Menurut Jokowi, rakyat Indonesia bangga atas prestasi yang disabet Sri. “Lifter putri Sri Wahyuni memperoleh medali perak pada Olimpiade Rio 2016. Rakyat Indonesia bangga,” kicau Jokowi di akun Twitter resminya, @jokowi, Minggu (7/8). (@arif_rhakim)Baca Juga:Rakyat Indonesia Bangga Pada Sri WahyuniJokowi Bangga Sri Wahyuni Sumbang Medali Bagi IndonesiaMenpora Sambut Sri Wahyuni, Panahan Gagal ke SemifinalSri Wahyuni Persembahkan Medali Pertama Untuk IndonesiaSri Wahyuni Raih Medali Angkat Besi di Olimpiade 2016