Hanya Pramuka Indonesia yang Berhasil Capai Puncak Kilimanjaro

Jakarta, Obsessionnews.com - Perjalanan Andalan Nasional Gerakan Pramuka urusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana) Eko Sulistio untuk sampai ke puncak Gunung Kilimanjaro Tanzania Afrika punya banyak cerita dan makna. Awalnya Eko bercerita, ia dihubungi oleh seorang teman di KBRI Nairobi Ibu Kota Kenya, bahwa pada Agustus 2016 bertepatan dengan Hut Kemerdekaan RI yang Ke-71, pihaknya ingin mengadakan ekspedisi pendakian ke gunung tertinggi di Afrika Kilimanjaro. Bagi Eko, ajakan untuk mendaki Gunung Kilimanjaro adalah kesempatan baik yang belum tentu datang kedua kali. Karena itu, ia mau ikut dalam ekpedisi alam ini. Eko ingin, pramuka Indonesia selalu punya prestasi yang membanggakan. "Saya itu pengin Pramuka Indonesia itu ada prestasi terus, ada yang baik terus. Jadi saya ingin dimana-mana pramuka selalu berprestasi," ujar Eko saat dihubungi, Minggu (7/8/2016).
Eko dihubungi pihak KBRI pada saat Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (Kwarnas) tengah mengadakan simulasi Jambore Nasional ke X di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, 19-23 Juli 2016. Ini adalah waktu yang sangat cepat bagi Eko untuk mempersiapkan diri mendaki. Pasalnya, Eko juga terlibat dalam kepanitiaan simulasi Jamnas dibagian Manajemen Resiko. ia sempat meminta izin kepada Ketua Kwarnas Adhyaksa Dault, Wakil Ketua Kwarnas Bidang Abdimasgana Herindra dan juga Ketua Kepanitian Bidang Manajemen Risiko Bayu. "Saya sudah meminta izin kepada Kak Adhyaksa, Kak Herindra, dan Kak Bayu untuk ikut dalam ekspedisi ini. Alhamdulillah semua memberikan dukungan, dan suport," ucapnya.
Setelah simulasi Jamnas selesai, Eko diberi tugas bersama Annas urusan Abdimasgana Rangga dan Kurnia untuk melakukan pertemuan dengan Kwartir Daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta pada 26 Juli. "Waktunya memang sangat singat dan padat, tanggal 28 Juli saya positif terbang ke Kenya untuk ikut pendakian ke Kilimanjaro, dalam rangka Hut RI dan juga Hut Pramuka yang 55," ucapnya. Kini Eko sudah berhasil mencapai puncak Kilimanjaro di Stella Point dengan ketinggian 5756 MDPL dan puncak Uhuru Peak ketinggian 5895 MDPL. Perjalanan yang melelahkan ini ditempuh selama delapan hari melewati lima pos atau camp. Bisa jadi, Eko adalah satu-satunya Pramuka se ASEAN yang berhasil mencapai puncak gunung tertinggi di dunia, Kilimanjaro. Ini adalah prestasi yang membanggakan bagi Pramuka Indonesia yang patut diapresiasi dan akan selalu terkenang dalam sejarah. Karena di sanalah Eko berhasil mengibarkan bendera merah putih dan bendera pramuka. (Albar) 
Eko dihubungi pihak KBRI pada saat Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (Kwarnas) tengah mengadakan simulasi Jambore Nasional ke X di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, 19-23 Juli 2016. Ini adalah waktu yang sangat cepat bagi Eko untuk mempersiapkan diri mendaki. Pasalnya, Eko juga terlibat dalam kepanitiaan simulasi Jamnas dibagian Manajemen Resiko. ia sempat meminta izin kepada Ketua Kwarnas Adhyaksa Dault, Wakil Ketua Kwarnas Bidang Abdimasgana Herindra dan juga Ketua Kepanitian Bidang Manajemen Risiko Bayu. "Saya sudah meminta izin kepada Kak Adhyaksa, Kak Herindra, dan Kak Bayu untuk ikut dalam ekspedisi ini. Alhamdulillah semua memberikan dukungan, dan suport," ucapnya.
Setelah simulasi Jamnas selesai, Eko diberi tugas bersama Annas urusan Abdimasgana Rangga dan Kurnia untuk melakukan pertemuan dengan Kwartir Daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta pada 26 Juli. "Waktunya memang sangat singat dan padat, tanggal 28 Juli saya positif terbang ke Kenya untuk ikut pendakian ke Kilimanjaro, dalam rangka Hut RI dan juga Hut Pramuka yang 55," ucapnya. Kini Eko sudah berhasil mencapai puncak Kilimanjaro di Stella Point dengan ketinggian 5756 MDPL dan puncak Uhuru Peak ketinggian 5895 MDPL. Perjalanan yang melelahkan ini ditempuh selama delapan hari melewati lima pos atau camp. Bisa jadi, Eko adalah satu-satunya Pramuka se ASEAN yang berhasil mencapai puncak gunung tertinggi di dunia, Kilimanjaro. Ini adalah prestasi yang membanggakan bagi Pramuka Indonesia yang patut diapresiasi dan akan selalu terkenang dalam sejarah. Karena di sanalah Eko berhasil mengibarkan bendera merah putih dan bendera pramuka. (Albar) 





























