Transaksi Lewat Kartu Elektronik, Mudah dan Aman

Transaksi Lewat Kartu Elektronik, Mudah dan Aman
Padang, Obsessionnews.com - Masyarakat miskin di Indonesia masih banyak yang tidak mampu membeli bahan kebutuhan pokok beras, seperti beras, meski disubsidi oleh pemerintah. Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok, pemerintah membangun sistem dengan lebih mudah, efisien dan lebih cepat. Sistem dimaksud berupa warung elektronik (e-warung) Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Program Keluarga Harapan (PKH) Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera (KMIS). Menteri Sosial (Mensos) RI, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pemerintah meluncuran program itu untuk mengkolaborasikan penyaluran dana bantuan sosial (bansos) PKH dengan layanan warung non tunai atau E-warung agar penyaluran bantuan bisa lebih efektif dan efisien. Dengan program ini bantuan dari pemerintah tidak lagi disalurkan ke masyarakat dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa bantuan bahan pokok. "Untuk pengkalobaraisan PKH dengan e -warung ini, sifatnya berupa pangan tidak dapat diambil secara tunai. Hanya bisa ditukar dengan bahan pangan yang sudah ditentukan seperti beras, gula, minyak dan tepung," ujarnya saat peluncuran di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Jumat (5/8). Khofifah mengatakan, berdasarkan dari data Kementerian Sosial, masih banyak di Indonesia masyarakat miskin yang tetap tidak mampu membeli bahan kebutuhan pokok beras seperti beras meski disubsidi oleh pemerintah. Sehingga pemerintah berusaha mengkonversikan subsidi ke dalam empat bahan pangan yang disiapkan oleh Bulog yang bersinergi dengan e-Warung. Guna memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan bahan pangan, Kementerian Sosial menargetkan hingga akhir tahun, sudah berdiri 300 e-warung di seluruh Indonesia. Tahun 2017 ditargetkan 3.000 e-warung sudah berdiri di Indonesia. Dengan begitu, harga kebutuhan pokok bisa ditekan karena Bulog akan menyalurkan secara langsung keempat bahan pokok tersebut ke setiap E -Warung yang ada. "Saya berharap hingga Desember sudah ada 300 E-Warung. "Jadi ini akan bersinergi antara PKH dengan instansi terkait seperti buloq dan perbankan. Sehingga pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan akan terlayani dengan proses distribusi non tunai. Harga kebutuhan pokok bisa ditekan karena Bulog akan menyalurkan secara langsung keempat bahan pokok tersebut ke setiap E -Warung yang ada," katanya. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)