Mensos Luncurkan e-Warung Pertama di Sumatera

Padang, Obsessionnews.com - Menteri Sosial (Mensos) RI, Khofifah Indar Parawansa Jum'at (5/8), meluncurkan layanan elektronik warung (e-Warung) Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Program Keluarga Harapan (PKH) Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera (KMIS) di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Peluncuran yang pertama di Sumatera ini adalah yang kelima di Indonesia setelah Malang, Sidoarjo, Mojokerta dan Jogjakarta. Di Kota Padang, program ini diluncurkan di Lubuk Minturun, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah. Kegiatan ini ditandai dengan penyerahan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada si penerima manfaat oleh Mensos RI, Khofifah Indar Parawansa, sekaligus penyerahan kartu Debt BRI Masyarakat Indonesia Sejahtera (MIS) serta menyerahkan sembako. Penerima masing-masing diwakili tiga orang masyarakat penerima manfaat. Usai penyerahan kartu Debt BRI MIS, sembako dan KUR, dilanjutkan transaksi layanan di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang disediakan BRI. Kemudian Menteri melakukan transaksi non tunai di warung elekotronik di kelurahan tersebut. Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kebijakan pemerintah meluncurkan program itu untuk memudahkan masyarakat, dalam hal ini si penerima manfaat mendapatkan dana. Demikian juga dengan pemanfaatan warung elektornik, selain menggerakkan ekonomi kerakyatan, masyarakat penerima manfaat mendapatkan keuntungan lebih melakukan transasksi. "Diharapkan :arga yang dijual di warung ini lebih murah di tempat lain. Manfaatnya juga lebih efisien, efektif dan cepat," sebutnya. Dalam kesempatan yang sama, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah berterima kasih kepada menteri yang telah menetapkan Kota Padang yang pertama di Sumatera meluncurkan program dimaksud. Di Kota Padang, masyarakat penerima manfaat yang tercatat masuk dalam Program Keluarga Harapan atau PKH sebanyak 5.073 orang yang tersebar di 11 kecamatan. Sedangkan di Kelurahan Balai Gadang terdapat 633 kepala keluarga miskin dari 1.300 Kepaka keluarga miskin yang ada di Kecamatan Koto Tangah. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)





























