Ada Kelompok yang Memperbesar Konflik ke Arah SARA

Jakarta, Obsessionnews.com-Kapolri Jendral Tito Karnavian menilai konflik karena masalah agama masih menjadi salah satu hal serius di Indonesia. Karena biasanya ada pihak yang memperlebar masalah sensitif menjadi konflik berbau Suku, Ras, Agama dan Antar Golongan (SARA). Tito menengarai ada sejumlah kelompok tertentu yang berusaha membawa konflik menjadi besar dan berbau politik. Contoh nyata adalah konflik SARA di Tanjung Balai, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu. Awal mula kejadian menurut Kapolri adalah kehidupan bertetangga biasa. Tapi dibawa seolah-olah ini konflik SARA. Pihak polisi sudah menahan mereka yang membakar peralatan di vihara disana, yang ternyata banyak terdiri dari pemuda. Bisa dipastikan mereka tidak mengerti persoalan sebenarnya, tapi terbakar provokasi yang gencar di sosial media. Di Jakarta, polisi sudah menahan orang yang menyebarkan provokasi di facebook. Provokasi yang ditulisnya yaitu membawa masalah ini agar seperti peristiwa 1998 di Jakarta. Tapi polisi memutuskan tak menahan wanita etnis Tionghoa yang pertama meminta masjid di Tanjung Balai untuk mengecilkan volume pengeras suaranya. "Wanita yang pertama protes ke masjid tidak kami anggap sebagai pemicu kerusuhan. Dia hanya protes, tidak melakukan provokasi," jelas Kapolri pada pertemuan di CDCC, Jakarta Pusat, Kamis (4/8/2016). Tito mengultimatum pihak-pihak yang berusaha memprovokasi melalui sosial media. "Tolong jangan provokasi orang melalui sosmed. Kejadian di Tanjung Balai biarlah di sana saja," cetus dia. Kepolisian kini sedang fokus mencari siapa pihak yang pertama kali menghasut orang di Tanjung Balai untuk melakukan pembakaran peralatan di dalam vihara disana. Senada dengan Tito, ketua CDCC, Din Syamsudin mengatakan dia menyesalkan kejadian ini, dan mendukung kepolisian untuk menyelesaikan konflik Tanjung Balai. Din mengatakan, warga Indonesia harus belajar untuk hidup dalam keberagaman. Karena itulah anugerah Tuhan untuk Indonesia. @baronpskd





























