Bendungan Irigasi Jebol, Lahan Pertanian dan Perikanan Kering

Padang, Obsessionnews.com - Lahan pertanian di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) terancam kekeringan akibat bendungan irigasi Sungai Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah jebol hari Senin 1 Agustus 2016. Salah seorang warga Danil mengatakan, lahan pertanian yang terancam kekeringan terdapat di dua kelurahan, masing-masing Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto dan Bungo Pasang. "Luas lahan pertanian yang terancam kekeringan diperkirakan mencapai 320 hektar. Terancam kekeringan ini sampai ke Kelurahan Bungo Pasang," kata Danil kepada obsessionnews.com, Rabu (3/7). Sawah masyarakat terancam kekeringan, karena aliran irigasi sudah mengering dan air tidak bisa mengalir lagi. Selain lahan pertanian, perikanan warga yang terdapat di bagian utara terancam tidak bisa difungsikan, karena aliran air sudah mati. Warga yang memiliki kolam ikan terpaksa panen lebih awal daripada menanggung kerugian yang lebih banyak.
Lahan sawah berikut perikanan warga terancam kekeringan akibat bendungan irigasi Lubuk Minturun jebol pada Senin (1/7). Bendungan irigasi jebol akibat derasnya arus sungai yang meluap karena banjir. Sungai Lubuk Minturun meluap akibat hujan lebat yang turun sejak siang hingga sore terutama di bagian hulu sungai, sehingga tidak kuat menampung debit air. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)
Lahan sawah berikut perikanan warga terancam kekeringan akibat bendungan irigasi Lubuk Minturun jebol pada Senin (1/7). Bendungan irigasi jebol akibat derasnya arus sungai yang meluap karena banjir. Sungai Lubuk Minturun meluap akibat hujan lebat yang turun sejak siang hingga sore terutama di bagian hulu sungai, sehingga tidak kuat menampung debit air. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73) 




























