Turki Minta Tutup Sekolah, Pengajar Terancam

Turki Minta Tutup Sekolah, Pengajar Terancam
Semarang, Obsessionnews.com - Kisruh dunia pendidikan yang disebabkan permintaan Negara Turki lewat duta besarnya untuk menutup sekolah terafiliasi dengan ulama kontroversial, Fetullah Gulen membuat 9 sekolah di Indonesia merasa terancam. Beberapa waktu lalu Kedutaan Besar Turki mengeluarkan seruan agar Pemerintah Indonesia menutup 9 sekolah tersebut, termasuk diantaranya adalah SMA Semesta Bilingual Boarding School Semarang, Jawa Tengah. Kepala Sekolah SMA Semesta Bilingual Boarding School, Mohammad Haris mengaku agak khawatir bila paspor sejumlah guru di sekolahnya yang berasal dari Turki dicabut. "Sekolah perlu khawatir kalau ada kendala di kemudian hari berkaitan posisi guru asing dari Turki. Tapi yang jelas kita tetap akan jalan," ujarnya, Selasa (2/8/2016). SMA Semesta sendiri mempunyai enam tenaga pengajar dari Turki. Tiga diantaranya memiliki ijin bekerja hingga Desember 2016. Sedangkan tiga lainnya masih menunggu rekomendasi ijin mengajar dari Pemerintah Turki. Pihaknya mengaku was-was bila situasi politik negeri "Salahuddin" itu akan berpengaruh luas terhadap masa depan keenam pengajarnya. "Sekolah akan berkoordinasi dengan Diknas Pendidikan Kota Semarang, Provinsi kementerian terutama untuk staf pengajar asing," tandasnya. Sebagai informasi, Kedubes Turki merilis sejumlah sekolah yang diduga berafiliasi dengan Fethullah Gulen, tokoh intelektual dibalik kudeta terhadap Presiden Turki, Recep Erdogan. Salah satunya adalah SMA Semesta yang memiliki hubungan historis dengan Gulen secara tidak langsung. (ihy)