Koperasi di Maluku Potensial Jadi Penyalur KUR

Koperasi di Maluku Potensial Jadi Penyalur KUR
Ambon, Obsessionnews.com - Koperasi khususnya Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Maluku tidak kalah maju dengan koperasi di provinsi lainnya, seperti di Jawa Timur maupun Jawa Tengah. Koperasi di sini sudah menggeliat dengan berani melakukan pinjaman modal ke pelaku usaha hingga Rp 50 juta. Apabila secara finansial, sumber daya manusia maupun modal kuat, maka Koperasi di Maluku bisa didorong menjadi penyalur kredit usaha rakyat (KUR). "Kita harapkan seperti itu. Sekarang belum, tapi untuk kebutuhan-kebutuhan pembiayaan di sini (Maluku) kita punya KSP cukup banyak dan saya lihat sudah menggeliat," ujar Kepala Dinas Koperasi dan UMKM provinsi Maluku, Syarif Bakri Asyathri di Ambon, Sabtu (30/7/2016). Menurut Syarif, untuk ukuran Maluku, koperasi yang berani melakukan kegiatan peminjaman hingga Rp 50 juta, sudah layak dikatagorikan koperasi yang sehat. Namun perlu 'sentuhan' pemerintah daerah agar koperasi semacam ini bisa tumbuh berkembang menjadi koperasi berskala besar. "Koperasi di sini kecil. Di Indonesia ini hanya beberapa koperasi seperti di Jatim, Jateng yang bisa, karena itu modal besar. Dan koperasi-koperasi kita ada satu dua yang baik," kata Syarif. Untuk diketahui Jumlah koperasi yang masuk dalam data Dinas Koperasi dan UMKM, Maluku berjumlah 3000 lebih unit. Dari jumlah itu sebanyak 2000 unit dinyatakan aktif, sedangkan yang tidak aktif sebanyak 1169 unit. Ke depan pihaknya mendata ulang jumlah koperasi yang aktif guna memastikan mereka bisa mendapatkan bantuan pemerintah. "Ke depan kita cek kembali 1169 koperasi untuk kita pastikan apakah mereka bisa melakukan aktifivitas atau dihentikan di jalan. Ini bagian dari upaya kita untuk mendata ulang koperasi yang aktif sehingga memastikan mereka bisa menerima bantuan," pungkas dia. Kementerian Koperasi dan UKM mencatat hingga saat ini sudah menerima permohonan 15 koperasi untuk menjadi penyalur KUR. Dari jumlah tersebut baru satu koperasi yang sudah disetujui, yakni Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa yang berkantor pusat di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Sisanya masih dalam penilaian. Persyaratan koperasi untuk menjadi penyalur KUR pada dasarnya sama dengan bank dan Lembaga Keuangan Bukan Bank. Di antaranya, non performing loan di bawah 5 persen, portofolio kredit di atas 5 persen, online system dengan Sistem Informasi Kredit Program, dan melakukan kerja sama pembiayaan dengan Kemenkop UKM sebagai Kuasa Pengguna Anggaran. (Has)