Trainer ADB akan Latih Aparat Pemkot Bandung

Trainer ADB akan Latih Aparat Pemkot Bandung
Bandung, Obsessionnews.com - Training Penyiapan Proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur Pengembangan infrastruktur kota yang modern selalu membutuhkan kerjasama yang kuat antara berbagai aktor pembangunan. Hal ini karena untuk melaksanakan pembangunan tersebut dibutuhkan anggaran yang besar, sumber daya manusia yang unggul serta dukungan regulasi yang kuat. Skema pembangunan yang disebut Public Private Partnership (PPP) / Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) menjadi pola yang didorong oleh pemerintah di berbagai belahan dunia untuk melakukan percepatan pembangunan infrastruktur. “Kita ingin segera mewujudkan skema PPP ini. Oleh karena itu, kita secara optimal akan menyiapkan berbagai perangkat pendukung, dari mulai sistem hingga kesiapan sumber daya manusia yang mumpuni,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Asep C Cahyadi saat ditemui di Balai Kota Bandung, Selqsa (26/7/2016). Asep menegaskan, Kota Bandung dengan rencana pengembangannya sebagai metropolitan yang layak huni terus mendorong sumber daya internalnya untuk dapat melaksanakan skema PPP tersebut. Pada saat melakukan kunjungan ke Frankfurt Jerman beberapa waktu lalu, Wali Kota Bandung telah bertemu dengan pihak Asian Development Bank (ADB) untuk mendapatkan dukungan dalam percepatan pembangunan infrastruktur. Hasil dari pertemuan tersebut diantaranya adalah dengan dilaksanakannya training PPP selama 2 hari pada 25-26 Juli 2016 di Kota bagi 30 aparat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung oleh trainer internasional dari ADB. “Semua yang terlibat dalam PPP akan diberi pelatihan sehingga memiliki pemahaman yang mendalam tentang mekanisme ini. Sistem ini baru dalam pemerintahan kita. Terobosan ini harus dipahami penuh oleh para pemangku kebijakan agar bisa optimal dalam pelaksanaannya,” tambah Asep. Materi pelatihan diantaranya adalah penyusunan proposal dan administrasi proyek PPP berstandar internasional dan berbasis online. Melalui training ini diharapkan tersedia sumber daya unggul pada berbagai sektor pembangunan termasuk transportasi, kesehatan, dan lingkungan untuk dapat mengawali proses PPP yang sistematis dalam penyediaan infrastruktur berstandar internasional di Kota Bandung. “Kelak merekalah yang akan menjadi ujung tombak pelaksanaan PPP ini. Jika sistem ini sukses di Kota Bandung, ini akan menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia,” tandas Asep. (Dudy Supriyadi)