Keasyikan Mancing, Seorang Pria Tenggelam di Semarang

Semarang, Obsessionnews.com - Saking asyiknya memancing, seorang pemancing tenggelam akibat terpeleset dan terseret gelombang laut. Korban atas nama Ahmad Soeharto (60) tewas di depan anaknya saat mancing di pemecah ombak, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Kapten Kapal Negara Sadewa, Adil Priyanto menjelaskan, korban yang merupakan warga kampung Kranjangan Besar, RT04/RW03, Kelurahan Dadapsari, Semarang Utara diketahui tenggelam sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu (24/7/2016) kemarin. Korban terseret arus yang saat itu sedang pasang tinggi. "Waktu itu pasang sekitar 1 meter. Laporan masuk ke kami jam setengah 2 siang," kata dia kepada obsessionnews.com, Senin (25/7/2016). Dikatakan korban memancing di big water dalam kondisi berendam. Diduga akibat gelombang besar, korban langsung terseret arus air. Pihaknya pun langsung melakukan pencarian ke titik kejadian. Namun, hingga petang, tim SAR belum berhasil menemukan jenazah korban. Adil pun menghentikan pencarian pada malam hari karena dinilai tidak efektif. "Pencarian kami lanjutkan pada pagi hari ini (Senin), dengn memfokuskan ke arah Barat, karena posisi angin bertiup dari Timur," jelasnya. Petugas menerjunkan dua kapal Rigid, masing-masing diisi satu regu penyelamat. Hingga siang ini, posisi korban belum juga diketahui. Pencarian sejak pagi menyusuri Pantai Cipta, dilanjut ke Pantai Marina dan kembali lagi ke titik awal kejadian. "Kedalaman di wilayah tersebut mencapai 10 meter. Saat ini masih dilakukan pencarian lagi," tambahnya. Adil menyarankan agar para pemancing menggunakan life jacket atau pelampung saat menyalukan hobinya. Sebab, tubuh pemancing mudah terhempas ombak yang disebabkan kencangnya angin laut. "Bisa juga disebabkan gelombang akibat kapal yang lewat. Jadi sebaiknya memakai pelampung supaya aman," tandasnya. (ihy)





























