Laba Bersih BCA Meningkat Jadi Rp9,6 Triliun

Jakarta, Obsessionnews.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp9,6 triliun pada semester I 2016 atau meningkat 12,1 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan laba bersih itu tertuang dalam paparan Kinerja Semester I 2016, yang disampaikan Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja. Ia mengemukakan paparan kinerja BCA terkait laporan keuangan Semester I 2016 ini dalam konferensi pers di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (20/7/2016), didampingi jajaran Direksi BCA dan Komisaris BCA. “Pertumbuhan giro dan tabungan yang solid serta pengurangan biaya dana telah memungkinkan BCA mempertahankan margin bunga bersih pada level yang sehat, meskipun telah dilakukan penurunan suku bunga di berbagai segmen kredit,” katanya. Menurut Jahja, dana pihak ketiga di BCA meningkat 7,8 persen (year-on-year) menjadi Rp 490 triliun. Peningkatan ini ditopang pertumbuhan rekening giro dan tabungan. Dana rekening giro dan tabungan juga tumbuh 10,2 persen (year-on-year) mencapai Rp 381,3 triliun. "Dana ini berkontribusi 77,7 persen terhadap total dana pihak ketiga BCA pada akhir Juni 2016," tandasnya. Selain itu, lanjutnya, BCA berhasil meningkatkan pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lain sebesar Rp 26,1 triliun atau naik 15,5 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp 22,6 triliun. Dana tabungan BCA juga tumbuh 12,6 persen (year-on-year) menjadi Rp 260,9 triliun dan dana giro naik 5,4 persen (year-on-year) menjadi Rp120,4 triliun. Dana deposito pun relatif stabil sebesar Rp109,3 triliun. (@aprilia_rahapit)





























