Tangisan dan Genggaman Siswa Warnai Suasana Tahun Ajaran Baru

Bandung, Obsessionnews.com - Isak tangis dan derai air mata terpancar dari seorang anak SD.
Hari pertama masuk sekolah, Senin (18/7/2016) ternyata masih asing bagi Asep, salah seorang anak kelas 1 SD Panyileukan, Bandung, Jawa Barat, sehingga enggan ditinggal orangtuanya.
"Iya pak ini gak mau ditinggal, suasana baru dan temen barunya mungkin belum pada kenal. Jadi pengennya sama saya aja ditemenin, " ujar mama Asep sambil memegang tangan anaknya.
Namun tak lama kemudian tangisan Asep pun mereda dan diganti senyuman saat Pak Dadang, guru agama, mengajaknya untuk mengantri bersalam-salaman bersama para guru.
Anak-anak siswa baru pun mengikuti acara silaturahmi dan halal bihalal Idul Fithri 1437 H. Puluhan orangtua siswa juga ikut bersalaman dengan sesekali memperkenalkan nama mereka ke guru anaknya.
Pada awal masuk sekolah belum dilakukan proses belajar mengajar. Siswa hanya mengikuti acara silaturahmi dan mendapatkan arahan untuk masuk sekolah pada hari berikutnya.
Pemandangan yang sama juga terlihat di beberapa SMP negeri dan Swasta di kawasan Bandung Timur. Sejumlah pedagang balon gas sudah berjejer berjualan di depan sekolah tersebut.
"Ini, pak, nanti itu kan ada pengenalan sekolah. Jadi acaranya akan diakhiri dengan pelepasan balon gas ke udara. Jadi gak ada perpeloncoan di sini. Saya gak mau, pak, kalau dipelonco" ucap Ririn, salah seorang siswa baru yang ditanya saat membeli balon gas.
Perpeloncoan sudah dilarang pemerintah pusat dan daerah sehingga siswa baru hanya mendapatkan pembekalan dan pengenalan sekolah mereka saat memasuki tahun ajaran baru. (Dudy Supriyadi)





























