Menteri LHK Tertarik Kampanyekan Lingkungan Hidup Lewat Film

Jakarta, Obsessionnews.com – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar akan mengkampanyekan lingkungan hidup lewat sederet film-film bertema lingkungan hidup dengan target utama kepada generasi muda. Ia percaya film dapat merubah pikiran manusia. “Film dapat mengubah sebuah negara,” kata Menteri Siti Nurbaya Bakar dengan optimis, dalam keterangan tertulis yang diterima Obsessionnews, Sabtu (16/7/2016). Ia juga menjelaskan akan memutar film yang bernuansa lingkungan hidup tersebut di bioskop bagi kalangan pelajar dan mahasiswa Indonesia. Pernyataan Menteri Siti di kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, beberapa waktu lalu ini, senada dengan Wimar Witoelar. “Saya mendukung pemutaran film ini sebagai bagian dari kampanye lingkungan hidup. Kekuatan dari film Home salah satunya adalah efek sound yang bagus. Agar pesannya dapat tersampaikan ke seluruh rakyat Indonesia, maka pemutaran film tersebut harus pula didukung dengan sound yang baik,” ucap mantan Juru Bicara Kepresidenan Indonesia Wimar Witoelar memberikan dukungan penuhnya setelah menonton cuplikan film Home. Di antaranya film yang akan diputar diantaranya, yang juara umum International Film Festival for Health, Culture and Environment (IFFEHC) 2016 ‘Home’, karya sutradara asal Perancis Yann Arthus-Bertrand dan juga film musik Lagu Untuk Alam karya Natasha Dematra, dan sederet film lingkungan hidup lainnya. Dalam konferensi Lingkungan Hidup di Paris, para petinggi negara Perancis juga merekomendasikan film Home kepada Menteri Siti sebagai film yang dianggap telah berhasil mengubah masyarakat Perancis. Selain itu, mantan Meneg Lingkungan Hidup Sarwono Kusumaatmadja dan Jajaran Eselon 1 dan 2 LHK dalam diskusi tersebut memberikan dukungan dan masukan positif setelah menyaksikan cuplikan-cuplikan film tersebut, dan berharap film-film ini dapat ditonton oleh banyak orang. Menurut Damien Dematra, founder and director IFFEHC, kerjasama antara Kementerian LKH dan Festival IFFEHC ini adalah dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2016. Selain itu, diskusi ini juga dihadiri oleh Jajaran Eselon 1 dan Eselon 2 LHK, Aktivis Lingkungan Hidup, dan Dewan Kreatif Rakyat (DKR). (Popi Rahim)





























