Reaksi AS dan Uni Eropa Soal Kudeta di Turki

Washington - Presiden AS Barack Obama menyerukan semua pihak di Turki untuk menghindari "setiap kekerasan atau pertumpahan darah" di tengah kudeta militer yang terjadi di negara itu. Obama pada Jumat (15/7), mendesak dukungan terhadap pemerintah Turki "yang terpilih secara demokratis" setelah sebuah kelompok militer melakukan kudeta. Gedung Putih menyebutkan bahwa Presiden telah diberi informasi oleh asistennya soal kudeta di Turki. Di lain pihak, Menteri Luar Negeri AS, John Kerry menekankan "dukungan mutlak" Amerika kepada bagi pemerintah Turki dalam kontak telepon dengan timpalannya dari Turki, Mevlut Cavusoglu. Sementara itu, Ketua Politik Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, mengimbau seluruh pihak di Turki untuk menghormati prinsip demokrasi. IRNA melaporkan, Mogherini pada Jumat (15/7) di akun resmi Twitter-nya mengimbau agar diambil langkah-langkah guna mencegah perluasan instabiltias di Turki. (ParsToday)





























