Jangan Kalah Oleh Terorisme!

Jangan Kalah Oleh Terorisme!
Nice, Obsessionnews.com-Teror Nice, Prancis, yang mirip shooting film action Hollywood, menjadi pengalaman mencekam bagi warga dan turis yang kebetulan sedang berada di sana, bertepatan dengan perayaan kemerdekaan Prancis atau hari Bastille, pada 14 Juli. Salah seorang warga Indonesia yang hadir di lokasi saat tragedi itu terjadi adalah Said Zaidansyah, Principle Counsel pada Asian Development Bank di Manila, Filipina. Said dan istrinya, Syarifah Muna sedang dalam liburan ke Prancis, dan menyaksikan perayaan hari Bastille di Notre Ville, Nice, pada Kamis (14/7/2016) malam waktu setempat. Setelah kembang api dinyalakan, Said dan istrinya bermaksud pulang ke tempatnya menginap. "Saya masih ingin dilokasi, tapi istri mengajak pulang karena waktu sudah pukul 22.30, "jelas dia. Said mengikuti kemauan istrinya. Beberapa saat kemudian, ia mendengar teriakan panik dan orang berlarian. Ia dan istrinya ikut berlari. Setelah mencapai tempat aman, ia mendengar orang berkata, bahwa ada serangan teroris dengan memakai truk besar. Said juga sempat mendengar ada suara tembakan. Ia mengaku hanya terus berlari bersama istrinya mencari tempat aman. Kejadian itu terasa mencekam dan menyeramkan sekaligus menyedihkan, bagi dia dan istri. Sampai pagi hari Said mengaku tak bisa tertidur. Pagi hari, Jumat (15/7/2016) waktu setempat, ia kembali ke lokasi dan melihat jalanan Notre Ville masih di tutup. Media dunia dan turis serta warga setempat membanjiri lokasi. Truk putih maut itu hendak dipindahkan oleh aparat setempat. Menurut AFP, korban perbuatan biadab ini sementara ada 84 orang tewas, ratusan orang luka akibat aksi brutal pria Prancis keturunan Tunisia yang akhirnya ditembak mati polisi dan tentara Prancis itu. Tapi Said mengaku ia tak akan mengubah rencana liburannya di Prancis. "Saya tidak takut, hanya waspada. Rasa takut adalah keinginan teroris, dan jika kita takut, maka mereka menang," tandas dia.@baronpskd