Jumlah Daging di Semarang Naik 10% Dari Ramadhan Lalu

Semarang, Obsessionnews - Jumlah daging masuk di Kota Semarang selama bulan Ramadhan 2016 kemarin ternyata mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya. Intensitas daging tersebut melonjak hingga 10%. "Kenaikan cuma satu sampai dua ton saja ketimbang Ramadhan tahun lalu," kata Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Rusdiana kepada obsessionnews.com, Selasa (12/7/2016). Jumlah dimaksud adalah total daging yang masuk pada H-1 sebelum Idul Fitri 1437 Hijriyah yakni 30 ton daging dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Semarang dan 13 ton dari luar daerah seperti Boyolali, Magelang dan lainnya. Adapun total daging sebelum H-1 berturut-turut, H-2 dengan 22 ton daging asal RPH dan 18 ton daging dari luar. Dilanjut H-3 yakni 16 ton daging RPH dan 10 ton daging luar. H-4 13 ton daging RPH dan 6 ton daging luar. Terakhir, H-5 10 ton daging RPH dan 6 ton daging luar. "Setelah Lebaran mulai turun dan normal lagi ke angka 3 sampai 2 ton di RPH. Hari Lebaran ketiga RPH hanya 3 ton, yang luar daerah malah libur (kosong)," ujarnya. Hingga sekarang, bilangan daging masuk di Kota Semarang telah berada di angka normal yakni 7-8 ton daging dari RPH. Terkait penggunaan daging glonggongan, pihaknya mengaku tidak menemukam satupun penjual yang memasok daging basah tersebut. "Yang ada beberapa semi basah. Tapi daging itu masih layak buat konsumsi," tandasnya. (ihy)





























