Minimalisir Kecelakaan, Polda Lakukan Preventif dan Represif

Minimalisir Kecelakaan, Polda Lakukan Preventif dan Represif
Jakarta, Obsessionnews.com - Polda Metro Jaya akan melakukan upaya preventif dan represif untuk mengantisipasi dan meminimalkan kecelakaan lalu lintas (lantas) dalam Operasi Ramadaniya 2016 ini. Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto berharap, upaya preventif yang dilakukan dengan penempatan anggota pada titik rawan laka atau blackspot akan mengurangi tingkat kecelakaan dan kepadatan kendaraan. "Penempatan unit-unit laka pada tempat strategis. Penempatan derek pada titik rawan parkir liar," ujar Budiyanto di Jakarta, Minggu (10/7/2016). Selain itu, pihaknya juga akan melakukan upaya represif dengan melakukan penegakan hukum Yusticia dan non-Justitia. Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyatakan, selama Operasi Ramadniya 2016 ini dari 30 Juni 2016 hingga 9 Juli 2016 angka kecelakaan lalu lintas (lantas) mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. "Operasi yang sama dengan periode 2015, tampak adanya peningkatan laka lantas secara drastis," ujar Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto. Dia menjelaskan, pihaknya telah menemukan adanya 88 kecelakaan lalu lintas di jalanan pada 2016 ini. "Jumlah korban diperkirakan sebanyak 11 orang, sedang korban dengan luka berat mencapai 37 orang," kata Budiyanto. Sedangkan pada 2015 lalu, ada 56 kecelakaan, korban meninggal 5 orang, luka berat 24 dan luka ringan 48 dengan kerugian Rp90 jutaan. Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan yang telah diberikan kepolisian agar nantinya tidak ada lagi tingkat kecelakaan lalu lintas, khususnya pada musin Lebaran. "Kami akan terus melakukan sosialisasi atau kampanye keselamatan berlalu lintas. Memberikan brosur-leaflate terhadap pengguna jalan untuk mematuhi ketentuan berlalu lintas," tegasnya. (Purnomo)