Semasa Hidupnya Husni Inginkan KPU Menjadi Lembaga Negara

Jakarta, Obsessionnews.com -
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) almarhum Husni Kamil Manik semasa hidupnya menginginkan revisi UU Pilkada yang baru disahkan DPR 2016 masih perlu diperbaiki. Komisioner KPU Ferry Kurnia menyampaikan, waktu menjabat sebagai ketua KPU, Husni mengharapkan lembaga KPU diperjelas. Diapun bercita-cita KPU menjadi Lembaga Negara. "Wasiat beliau agar KPU dijadikan lembaga negara," ujar Ferry di Jakarta, Jumat (8/7/2016). Ferry menjelaskan, Husni pernah mengatakan bahwa sekarang KPU belum jelas apakah sebagai lembaga negara atau bukan. "Supaya jelas jenis kelaminnya. Kira-kira begitu harapan beliau," katanya. Ferry juga berpendapat, independensi KPU sangat penting agar dalam melaksnaakan tugasnya tak terlalu banyak diintervensi pihak lain. Independensi itu dapat terjadi apabila KPU menjadi lembaga negara. Dia pun mengatakan, salah satu cita-cita Husni semasa hidupnya yang belum tercapai adalah KPU menjadi lembaga negera. "KPU perlu independen dan mandiri. Itu cita-cita beliau," pungkasnya. (Purnomo)
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) almarhum Husni Kamil Manik semasa hidupnya menginginkan revisi UU Pilkada yang baru disahkan DPR 2016 masih perlu diperbaiki. Komisioner KPU Ferry Kurnia menyampaikan, waktu menjabat sebagai ketua KPU, Husni mengharapkan lembaga KPU diperjelas. Diapun bercita-cita KPU menjadi Lembaga Negara. "Wasiat beliau agar KPU dijadikan lembaga negara," ujar Ferry di Jakarta, Jumat (8/7/2016). Ferry menjelaskan, Husni pernah mengatakan bahwa sekarang KPU belum jelas apakah sebagai lembaga negara atau bukan. "Supaya jelas jenis kelaminnya. Kira-kira begitu harapan beliau," katanya. Ferry juga berpendapat, independensi KPU sangat penting agar dalam melaksnaakan tugasnya tak terlalu banyak diintervensi pihak lain. Independensi itu dapat terjadi apabila KPU menjadi lembaga negara. Dia pun mengatakan, salah satu cita-cita Husni semasa hidupnya yang belum tercapai adalah KPU menjadi lembaga negera. "KPU perlu independen dan mandiri. Itu cita-cita beliau," pungkasnya. (Purnomo) 




























