Persoalan Makin Banyak, HNW Minta Anggaran Pertahanan Ditambah

Jakarta, Obsessionnews.com – Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta anggaran pertahanan ditambah. Pasalnya, tantangan dan persoalan di bidang pertahanan keamanan semakin banyak. "Permasalahan pengamanan dalam negeri tidak berkurang. Tantangan luar negeri pun tidak berkurang. Sekarang muncul masalah baru, yaitu penculikan, komunisme yang mau bangkit. Belum lagi separtisme yang semakin berani. Bahkan di Papua mereka melakukan demo-demo dan sebagainya di Bundaran HI juga mereka melakukan demo," cetus politisi PKS itu di Jakarta, Sabtu (25/6/2016). Mengingat hal itu, Hidayat menentang ketika pengajuan anggaran pertahanan dan keamanan tidak dipenuhi hampir 50 persen. Dari Rp2,09 triliun yang diajukan hanya Rp1,04 triliun yang disetujui. Jika memang tidak mungkin dipenuhi 100 persen, menurutnya, seharusnya tidak dipotong sampai di bawah 50 persen. "Tujuh puluh lima persen ya okay-lah," katanya. Banyaknya tantangan di dalam dan luar negeri, jelas Hidayat, maka pertahanan perlu memiliki sistem dan peralatan yang canggih. Tentu saja, sistem dan peralatan yang canggih membutuhkan anggaran yang banyak. Sementara itu, Hidayat juga memuji rapat kerja Presiden Joko Widodo dengan menteri-menterinya di pulau Natuna. Namun ia berharap Presiden tidak hanya mengadakan rapat tadi juga melakukan tindak yang nyata untuk menjaga kedaulatan Indonesia. "Tidak sekedar rapat saja, tapi merealisasikan secara konkrit menghadirkan pertahanan yang kuat dan efektif," katanya. (Fath @imam_fath)





























