Ibnu: Sepakbola Bisa Bikin Pelatih Mati Muda

Ibnu: Sepakbola Bisa Bikin Pelatih Mati Muda
Surabaya - Pelatih Bhayangkara Surabaya United, Ibnu Grahan, tampak kecewa dengan kekalahan timnya dari Madura United, skor 1-0, dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (25/6) malam. Ibnu pun mengakui timnya masih lemah dalam memanfaatkan peluang yang ada di laga tersebut. "Selamat buat Madura United. Sepakbola selalu seperti ini, inilah yang membuat pelatih bisa mati muda," kata Ibnu, usai laga. "Inilah sepakbola, terkadang hasil yang kita inginkan tidak sesuai kenyataan. Kami terus menekan, menciptakan banyak sekali kesempatan. Tetapi para pemain lengah di menit akhir sehingga melakukan kesalahan, hingga akhirnya mereka (Madura United) mampu menciptakan gol," tuturnya. Sementara itu, kiper Bhayangkara SU, Wahyu Tri Nugroho, menuturkan dirinya bersama rekan-rekannya sudah berjuang maksimal di laga tersebut. "Ketidakberuntungan ada di kami, sehingga kami kalah," ujar Wahyu. Dengan kekalahan ini, Bhayangkara SU terpaku di posisi ketujuh klasemen sementara ISC A dengan 11 poin. Sedangkan Madura United mampu menyodok ke peringkat kedua dengan 15 poin. (goal.com)