Siapkan Pilkada 2017, Bawaslu Jateng Mulai Garap IKP

Siapkan Pilkada 2017, Bawaslu Jateng Mulai Garap IKP
Semarang, Obsessionnews - Guna antisipasi kerawanan Pilkada 2017, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah (Jateng), akan menyusun Indek Kerawanan Pilkada (IKP). Hasil penyusunan akan dipublikasikan pada bulan Juli mendatang. Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jawa Tengah Teguh Purnomo menjelaskan IKP berfungsi sebagai alat pemetaan, pengukuran, prediksi, dan deteksi dini dalam menentukan wilayah rawan saat Pilkada nanti. “Kegunaan Indeks Kerawanan Pemilu bagi pengawas Pemilu dan para pemangku kepentingan antara lain adalah sebagai sumber data rujukan dalam produksi data, informasi, dan pengetahuan serta rekomendasi dalam mengambil keputusan," ujarnya, Jumat (17/6/2016). Pengambilan keputusan ini nantinya dapat menjadi langkah antisipasi terhadap berbagai hal yang dapat menghambat dan mengganggu proses pemilu di berbagai daerah di Indonesia. Rencanaya, Pilkada 2017 di Jateng melingkupi 7 daerah yakni Salatiga, Banjarnegara, Batang, Jepara, Pati, Cilacap dan Brebes. "Definisi dari konsep Kerawanan Pemilu (Pilkada) sendiri adalah segala hal yang berpotensi mengganggu atau menghambat proses pemilu yang demokratis," tambah Teguh. Dalam Operasionalisasi konsep kerawanan pemilu, pengukuran IKP terdiri dari 3 dimensi, 10 variabel, dan 31 indikator. Tiga Dimensi yang diukur dalam IKP adalah Penyelenggaraan, Kontestasi dan Partisipasi. "Hasil penyusunan indek kerawanan ini diharapkan sudah dapat dipublish pertengahan bulan Juli 2016, sehingga dapat digunakan semua pihak untuk mengatasi kerawanan yang potensi yang ada," tandasnya. (ihy)