Dirut Peruri Luncurkan Buku Untuk Motivasi Karyawan

Jakarta, Obsessionnews.com - Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum (Perum) Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), Prasetio, meluncurkan sebuah buku yang berjudul 'Out Of Comfort Zone : Transformasi Peruri Menjadi Perusahaan Terbaik' pada Senin (13/6), di Balai Pertemuan Subono Mantofani SH, Kantor Pusat Peruri Jl. Palatehan No. 4 Blok K-V Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Yang bertindak sebagai pembedah buku tersebut adalah Rektor Universitas Paramadinah Prof Firmanzah, pakar Ekonom Indonesia Aviliani dan Pimpinan Redaksi Harian Bisnis Indonesia Arief Budi Susilo. Buku yang berjudul 'Out Of Comfort Zone' merupakan serial motivasi dari program transformasi Peruri, termasuk perkembangan kinerjannya serta melakukan upaya perubahan mendasar dari zona nyaman (comfort zone) menuju zona kompetisi (dynamic zone). Prasetio mengatakan, tulisan di dalam buku ini penuh dengan pesan-pesan moral inspiratif yang dapat menggugah motivasi serta spirit orang untuk bekerja secara profesional, penuh integritas dan dedikasi tinggi demi kemajuan perusahaan.
Selain itu, Out Of Comfort Zone bercerita mengenai pentingnya keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten sebagai ujung tombak dalam menjalankan bisnis. "Menata struktur dan sistem serta menciptakan kristalisasi kultur atau budaya perusahaan yang sehat," ujar Prasetio pada acara peluncuran buku Out Of Comfort Zone di Peruri, Jakarta Selatan, Senin (13/6/2016). Dia menjelaskan, tulisan dalam buku ini tersusun dalam empat bagian. Yang pertama, berisi mengenai dan motivasi bagi karyawan untuk membangun integritas, totalitas dan antusias sebagai pindasi perusahaan guna mencapai cita-cita pertumbuhan bisnis. Kedua, membahas mengenai program transformasi yang berkelanjutan dimulai dari sinergi bisnis, optimalisasi aset hingga menjalankan perusahaan dengan prinsip-prinsip Good Corporate Govermane (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik. "Ketiga, bagian ini fokus membahas mengenai upaya-upaya untuk membangun SDM yang unggul," papar Prasetio. Yang keempat, bagian ini membahas mengenai tujuan akhir dari gerakan perubahan, yaitu menciptakan kesadaran bahwa untuk mencapai tujuan perusahaan diperlukan kerjasama tim. "Bukan kerja perseorangan," tambahnya. Melalui kesempatan ini, Prasetio pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada rekan direksi, mitra kerja, penerbit buku, editor dan seluruh pihak yang telah memberikan saran dan kritik terhadap penyusunan buku ini, sehingga dapat terselesaikan dengan baik. "Semoga buku ini bermanfaat, baik untuk karyawan Peruri, pelanggan, pemilik modal, para praktisi bisnis maupun akademisi," pungkasnya. (Purnomo, @kapoy76)
Selain itu, Out Of Comfort Zone bercerita mengenai pentingnya keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten sebagai ujung tombak dalam menjalankan bisnis. "Menata struktur dan sistem serta menciptakan kristalisasi kultur atau budaya perusahaan yang sehat," ujar Prasetio pada acara peluncuran buku Out Of Comfort Zone di Peruri, Jakarta Selatan, Senin (13/6/2016). Dia menjelaskan, tulisan dalam buku ini tersusun dalam empat bagian. Yang pertama, berisi mengenai dan motivasi bagi karyawan untuk membangun integritas, totalitas dan antusias sebagai pindasi perusahaan guna mencapai cita-cita pertumbuhan bisnis. Kedua, membahas mengenai program transformasi yang berkelanjutan dimulai dari sinergi bisnis, optimalisasi aset hingga menjalankan perusahaan dengan prinsip-prinsip Good Corporate Govermane (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik. "Ketiga, bagian ini fokus membahas mengenai upaya-upaya untuk membangun SDM yang unggul," papar Prasetio. Yang keempat, bagian ini membahas mengenai tujuan akhir dari gerakan perubahan, yaitu menciptakan kesadaran bahwa untuk mencapai tujuan perusahaan diperlukan kerjasama tim. "Bukan kerja perseorangan," tambahnya. Melalui kesempatan ini, Prasetio pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada rekan direksi, mitra kerja, penerbit buku, editor dan seluruh pihak yang telah memberikan saran dan kritik terhadap penyusunan buku ini, sehingga dapat terselesaikan dengan baik. "Semoga buku ini bermanfaat, baik untuk karyawan Peruri, pelanggan, pemilik modal, para praktisi bisnis maupun akademisi," pungkasnya. (Purnomo, @kapoy76)




























