Pramuka Bagi Takjil di Perempatan Cililitan

Pramuka Bagi Takjil di Perempatan Cililitan
Jakarta, Obsessionnews - Umat Muslim percaya bulan suci Rhamadan adalah bulan penuh berkah, penuh ampunan dan kasih sayang, ‎sehingga banyak diantara mereka memanfaatkan bulan puasa untuk berbagi dan beramal saleh. Demikian juga yang dilakukan oleh teman-teman Pramuka. Setiap sore sekitar pukul 17.00 WIB di perempatan lampu merah Cililitan Jakarta Timur, anggota Pramuka membagi-bagikan snack atau takjil kepada pengguna jalan raya untuk berbuka puasa. Andalan Nasional Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Bidang Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana, Eko Sulistio, selaku koordinator kegiatan ini mengatakan, pembagian takjil dilakukan selama satu bulan penuh di tempat yang sama. "Setiap hari kita siapkan minimal100 bungkus takjil. Kita lakukan ini setiap bulan puasa," kata Eko, Jumat (10/6/2016). Eko percaya, berbagi itu tidak akan merugi, kepedulianya di dunia sosial juga tidak dilakukan pada saat bulan puasa, pada hari-hari biasa Eko mewakili Kwarnas kerap terlibat dalam aksi-aksi kemanusiaan baik di dalam negeri maupun di luar negeri. "Saya percaya berbagi itu tidak akan merugi, kalau kita punya niat baik, Allah pasti akan memudahkan kita. Itu prinsip yang selalu saya pegang, karena ini adalah bagian dari syiar kebaikan di Bulan Rhamadan," terangnya. Untuk mendistribusikan takjil, Eko melibatkan anak-anak Pramuka dari sekolah-sekolah di Jakarta. Sering kali, jumlah takjil yang diberikan lebih dari 100. Sebab, terkadang ada pemberian sumbangan, dari teman dan masyarakat secara sukarela. "Saya kadang cerita, kegiatan Pramuka selama Rhamadan begini-begini, kita bagi-bagi takjil. Terus ada yang suprots, mereka ikut bantu jadi yang dibagikan kadang lebih dari 100," ungkapnya. "Kalaupun tidak ada, dari kita sudah siapkan 100 takjil untuk 30 hari," sambungnya. Kegiatan ini memang baru dilakukan di wilayah Jakarta, khususnya di Clilitan. Namun, ia berharap ‎bisa memberikan inspirasi bagi daerah-daerah lain untuk melakukan hal yang sama, atau lebih dari itu yang intinya adalah kepedulian untuk berbagi. "Dasa Dharma mengajarkan kita, cinta alam dan kasih sayang sama manusia, rela menolong dan tabah. Mudah-mudahan ini bisa memberikan inspirasi di daerah," jelasnya.‎ (Albar)‎