Jadi Teroris Karena Terinspirasi Oleh ISIS Melalui Sosmed

Jakarta, Obsessionnews - Ketiga terduga teroris yang diamankan Densus 88 Mabes Polri di Surabaya pada Rabu (8/6) yakni Prio Hadi Purnomo (PHP), Jefri (JR) dan Feri Novendi (FN) ternyata menjadi teroris karena terinspirasi oleh kelompok ISIS. Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar, menyampaikan, berdasarkan pengakuan ketiganya, mereka kerap melihat cara ISIS menyebarkan ajarannya melalui media sosial (Medsos) dan tayangan video. "Mereka terinspirasi kelompok ISIS yang disebarluaskan di medsos," ujar Boy di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/6/2016). Dia menjelaskan, tayangan juru bicara ISIS, Abu Muhammad Al-Adnani, mengenai gerakan mereka yang kerap beredar di YouTube, merupakan pemicu ketiganya melakukan tindakan radikal dan berencana menyerang area publik. "Mereka berpedoman apa yang disampaikan tokoh ISIS itu," tutur Boy. [caption id="attachment_131913" align="alignleft" width="330"]
Irjen Pol Boy Rafli Amar.[/caption] Sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror Mabes Polri telah menangkap tiga orang terduga teroris di Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur pada Rabu (8/6) kemarin. Ketiga orang itu adalah Prio Hadi Purnomo (PHP), Jefri (JR) dan Feri Novendi (FN). Boy mengungkapkan, ketiganya ternyata calon pengantin yang berniat melakukan bom bunuh diri. Niat itu diketahui karena ditemukannya tiga bom bunuh diri yang siap diledakkan di wilayah Surabaya. "Temuan tiga bom untuk saat ini sudah diamankan di Mako Brimob Surabaya. Bom ini untuk aktifitas bunuh diri karena bom ini bisa dilekatkan di badan," ujar Boy di Mabes Polri, Jakarta Selatan. Boy menambahkan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, PHP memang mengakui dirinya siap menjadi pengantin. "Terutama PHP ini sudah paling siap menjadi pengantin," katanya. Untuk diketahui, selain mengamankan tiga terduga teroris pada Rabu (8/6) di Surabaya, Densus 88 juga menyita beberapa barang bukti yakni tiga bom, senjata api rakitan berikut amunisi, senjata api laras panjang, bahan peledak, cairan kimia, kabel, alat pembuat bom, ponsel sebagai alat pemicu dan sangkur. (Purnomo, @kapoy76)
Irjen Pol Boy Rafli Amar.[/caption] Sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror Mabes Polri telah menangkap tiga orang terduga teroris di Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur pada Rabu (8/6) kemarin. Ketiga orang itu adalah Prio Hadi Purnomo (PHP), Jefri (JR) dan Feri Novendi (FN). Boy mengungkapkan, ketiganya ternyata calon pengantin yang berniat melakukan bom bunuh diri. Niat itu diketahui karena ditemukannya tiga bom bunuh diri yang siap diledakkan di wilayah Surabaya. "Temuan tiga bom untuk saat ini sudah diamankan di Mako Brimob Surabaya. Bom ini untuk aktifitas bunuh diri karena bom ini bisa dilekatkan di badan," ujar Boy di Mabes Polri, Jakarta Selatan. Boy menambahkan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, PHP memang mengakui dirinya siap menjadi pengantin. "Terutama PHP ini sudah paling siap menjadi pengantin," katanya. Untuk diketahui, selain mengamankan tiga terduga teroris pada Rabu (8/6) di Surabaya, Densus 88 juga menyita beberapa barang bukti yakni tiga bom, senjata api rakitan berikut amunisi, senjata api laras panjang, bahan peledak, cairan kimia, kabel, alat pembuat bom, ponsel sebagai alat pemicu dan sangkur. (Purnomo, @kapoy76)




























