Ayah Eno Minta Pembunuh Sadis Anaknya Divonis Mati

Jakarta, Obsessionnews- Ayah Enno Fahira (18), korban pembunuhan sadis gagang pacul, Arif Fikri, meminta kepada majelis hakim untuk menjatuhkan vonis mati kepada 3 tersangka pembunuh anaknya. “Saya akan terus mengawal dan mengikuti sidang kasus anak saya sampai tuntas. Saya ingin mendengar sendiri keputusan hakim apakah pelaku dihukum mati atau tidak,” ujar Arif Fikri, di sidang perdana tersangka Rahmat Alim (16) di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten. baca juga:Tiga Tersangka Pembunuh Eno, Sukai Korban Sadis! Oknum Brimob Tembak Istrinya Sendiri Kasus Eno, Polda Percepat Proses Hukum Sambil tertunduk sedih, Arif tetap meminta hakim memutuskan hukum mati. Dia menambahkan, seluruh masyarakat Serang Banten juga menginginkan agar para pelaku pembunuhan sadis gagang pacul itu dihukum mati. “Coba bayangkan kalau hal itu terjadi sama anak Anda. Bagaimana perasaan orangtua setelah tahu anaknya dibunuh dengan cara sesadis itu. Saya sampai sekarang masih tidak percaya kalau anak saya meninggal dengan cara seperti itu,” tambahnya sambil menyeka air mata. Jalannya sidang sendiri mendapat pengawalan ketat petugas, lantaran ramai dihadiri para tetangga dan kerabat Enno. Mereka menggelar unjuk rasa menuntut kepada hakim menjatuhkan vonis mati kepada pembunuh Enno. Seperti diberitakan sebelumnya, Enno, karyawan PT Polyta Global Mandiri ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di kamar mess perusahaannya di Kampung Jatimulya, Dadap, Kosambi, Tangerang. Saat ditemukan kali pertama, kemaluan Enna Fahira ditancapi gagang pacul yang masuk hingga 50 cm sehingga korban tewas dalam kondisi kesakitan teramat sangat. Hal itu nampak dari ekspresi wajah korban saat pertama kali ditemukan teman-temannya sesama karyawan PT Polyta Global Mandiri. Polda Metro Jaya yang memback up Polres Metro Tangerang dan Polsek Teluknaga akhirnya berhasil mengamankan tiga pelaku pembnunjuhan sadis gagang pacul itu. Masing-masing Rahmat Alim (15) pelajar SMP sekaligus kekasih korban, Rahmat alias Dayat dan Imam Haradi alias Bogel. (DOD/@reza_indrayana )





























