Pemprov Sumbar Akan Surati Presiden, Kenapa?

Solsel, Obsessionnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) terus berupaya memperjuangkan pembangunan jalan tembus Muaro Labuah, Kabupaten Solok Selatan (Solsel)-Kambang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Jalur tersebut hingga kini belum tembus karena jalan tersebut berada pada kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). “Saya minta kepada Bupati Solok Selatan dan Bupati Pesisir Selatan untuk membuat surat kepada Gubernur dan Gubernur akan menyampaikan langsung kepada Presiden,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Nasrul Abit usai pelaksanaan Safari Ramadhan di Mesjid Raya Koto Baru Muaro Labuah, Minggu malam (5/6). Dia menjelaskan, langkah mensurati langsung Presiden dirasakan tepat agar prosesnya lebih cepat. “Mudah-mudahan dengan surat langsung ke Presiden dengan penjelasan dan alasan yang dapat diterima maka jalan tersebut bisa diselesaikan," sebutnya. Disamping itu Pemprov Sumbar akan memfasilitasi pertemuan antara dua Bupati tersebut dengan Wakil Presiden agar penyelesaian jalan tembus tersebut menjadi prioritas. “Bapak Wakil Presiden akan berkunjung ke Sumbar bulan September mendatang, dan itu merupakan sebuah kesempatan dalam menyelasaikan masalah ini,” terang Nasrul Abit. Sementara itu Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria menyatakan bahwa jalan tersebut sangat penting bagi masyarakat di dua daerah tersebut. “Selain memperlancar ekonomi, jalan tersebut dijadikan tempat evakuasi apabila terjadi bencana seperti tsunami, dan kami berharap dalam hal ini Pemerintah Pusat bisa memberikan izin dengan pertimbangan-pertimbangan hal tersebut,” harapnya. Jalan tembus yang menghubungkan du kabupaten itu peerlu dibuka karena memiliki sejarah historis kebudayaan. Atas pertimbangan itu dipandang perlu jalan sepanjang 57 Km tersebut harus segera diselesaikan. “Kalau dilihat sejarah, orang di Pessel berasal dari Solsel, jadi wajar kami minta didekatkan, kalau selama ini orang Solsel ingin ke Pessel ataupun sebaliknya membutuhkan waktu yang lama 5-6 jam, namun apabila jalan tembus tersebut selesai maka dapat ditempuh dengan waktu paling lama 2 jam saja,” ujarnya. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)





























