Parmusi Tolak Keras Kebangkitan Komunisme

Parmusi Tolak Keras Kebangkitan Komunisme
Jakarta, Obsessionnews – Isu bangkitnya Partai Komunis Indonesia (PKI) yang belakangan merebak di media massa mulai meresahkan masyarakat. Terlebih ketika sejumlah oknum dengan bebas mengenakan kaus bergambar palu arit. Beberapa di antaranya telah ditangkap polisi. Menurut mantan Kepala Staf Kostrad ABRI Mayor Jenderal (Purn) TNI Kivlan Zen, PKI telah membentuk struktur partai mulai dari tingkat pusat hingga daerah yang dipimpin seseorang bernama Wahyu Setiaji. (Baca: Kivlan: Harus Ada Langkah Cegah PKI Bangkit Kembali) Menanggapi isu tersebut, Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) menolak dengan tegas kebangkitan partai pembawa paham komunis itu. “Parmusi menentang keras kebangkitan komunisme. Bagi kami, paham komunis sudah jelas diharamkan sesuai Tap MPRS No 25 Tahun 1966. Itu sudah harga mati bahwa Komunisme, Leninisme, maupun Marxisme tidak boleh hidup di Indonesia,” tegas Sekretaris Lembaga Dakwah Parmusi, Taufik Hidayat, di sela-sela pelepasan Dai Parmusi ke wilayah perbatasan, Rabu (1/6/2016). (Baca: Workshop Dakwah Parmusi Lahirkan Mujahid Fi Sabilillah) Menurut Taufik, Parmusi mendukung setiap upaya untuk menangkal munculnya kembali paham komunis. Bahkan, Parmusi telah menyiapkan para dai yang dilatih untuk mewaspadai paham-paham radikal, termasuk komunis. “Para dai yang kami lepas ini juga dilatih untuk mewaspadai munculnya ideologi terlarang seperti ISIS dan komunis, sehingga mereka tidak terpengaruh. Bahkan para dai Parmusi diharapkan dapat membentengi masyarakat (dari paham-paham radikal itu),” jelasnya. (Fath @imam_fath)