Ganjar Kutuk Keras Pemerkosa Siswi SD Semarang

Ganjar Kutuk Keras Pemerkosa Siswi SD Semarang
Semarang, Obsessionnews - Kecaman kembali datang terkait kasus pemerkosaan SR (12) siswi SD di Semarang. Kali ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengutuk keras aksi kekerasan seksual yang menimpa pelajar di Penggaron tersebut. "Jawa Tengah tidak akan mentolelir tindakan pemerkosaan khususnya terhadap anak-anak dan perempuan," kata Ganjar usai menghadiri perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional di Wisma Perdamaian Semarang, Selasa (31/5/2016). Ia mendukung penuh langkah pemerintah pusat dalam memberantas kejahatan seksual dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) hukuman kebiri bagi pelaku kekerasan. "Kami di sini akan mendorong diterapkannya Perppu Kebiri yang saat ini telah menjadi undang-undang. Seluruh daerah di Indonesia, saya rasa harus mendorong hal itu," ujar dia. Menurutnya, kasus pemerkosaan yang menimpa SR perlu diusut secara tuntas namun tetap mengedepankan kehati-hatian. Ganjar pun meminta agar polisi dan Pemerintah Kota menindak kasus dengan objektif dan cermat. "Sebab, saya denger-denger si anak ini sampai mengidap penyakit kelamin. Berarti kemungkinan ada upaya melakukan hal itu secara berulang-ulang. Jadi, kita agak hati-hati sedikit biar tidak didramatisir," ujarnya. Ganjar juga berharap, awak media turut berperan aktif mengungkap kasus. Sehingga, hasil yang didapat bisa maksimal. "Makanya, saya mau rekan-rekan wartawan mewawancarai korban dengan cermat dan teliti agar hasilnya benar-benar obyektif," tandasnya. Kasus SR memang mencuri perhatian masyarakat. Terlebih, kasus muncul ke permukaan usai penetapan Perppu terkait hukuman kebiri oleh Presiden Joko Widodo. Belum dapat dipastikan apakah para pelaku bisa dikenai hukuman itu. (Yusuf IH)