Cuaca Tak Tentu, Nelayan Ogah Melaut

Cuaca Tak Tentu, Nelayan Ogah Melaut
Semarang, Obsessionnews – Cuaca yang tidak menentu di Kota Semarang, membuat nelayan setempat enggan melaut. Pasalnya, angin kencang kerap kali datang mana kala kapal nelayan tengah berlabuh ke tengah laut. Seperti dialami Dul Ghofur, nelayan Tambak Lorok ini mengaku kesulitan mendapat hasil tangkapan lantaran angin kencang sering datang. Imbasnya, tangkapan seperti rajungan sulit ia dapatkan dalam beberapa minggu terakhir. “Sulit mas. Cuacanya ndak tentu. Kadang angin kenceng, kadang enggak. Jadi kalau mau melaut, ombaknya besar, kami enggak berani,” kata dia saat ditemui obsessionnews.com,Rabu (25/5/2016). Imbasnya, hasil tangkapan sehari-hari hanya cukup untuk membeli bahan bakar kapal dan makan seadanya. Jika angin sedang tidak bersahabat, Ghofur lebih memilih membetulkan kapal atau memperbaiki jaring di rumah. “Wong cuma buat nebus solar aja mas. Ya tangkapan paling 5 kilo, itu sudah mentok banget,” keluhnya. Tak hanya itu, salah pedagang rajungan di pasar sekitar mengaku harga rajungan naik dari Rp 15 ribu menjadi Rp 20 ribu. Alhasil, para pedagang kesulitan mencari rajungan yang biasa distok oleh nelayan. “Kalau cuaca kaya gini sangat buruk pendapatannya,” tandasnya. (Yusuf IH)