Menlu Ungkap Kendala Pemulangan Jenazah Faozi ke Indonesia

Menlu Ungkap Kendala Pemulangan Jenazah Faozi ke Indonesia
Jakarta, Obsessionnews - Pemerintah Indonesia melalui KBRI Beijing dan Buenos Aires telah menyampaikan permintaan pihak keluarga kepada perusahaan agar jenazah Faozi bin Tolib (37), ABK asal Tegal, Jawa Tengah, yang meninggal saat berlayar di wilayah Uruguay dipulangkan ke Indonesia. "Dari pihak perusahaan sudah menyanggupi untuk mengembalikan jenazah tersebut kepada keluarga," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/5/2016). Namun hingg saat ini jenazah Faozi belum berhasil dipulangkan. Menurut Menlu kapal dari PT Fachrul Bunga Tanjung, perusahaan tempat Faozi bekerja belum merapat ke Uruguay. Sampai kemarin kapal tersebut masih berada di laut lepas. "Kita menunggu kapan merapat ke Uruguay dan seterusnya. Karena kapal sampai kemarin masih berada di laut lepas. Nanti kalau sudah sampai, atau ada perkembangan, kami akan update kembali," ungkap Retno. Retno mengatakan, pihak KBRI di Beijing dan juga Buenos Aires yang menaungi wilayah Uruguay sudah bergerak dan menghubungi pihak perusahaan tempat Faozi bekerja. Pihak KBRI juga telah menyampaikan permintaan keluarga kepada perusahaan agar jenazah Faozi tidak dilarung. Retno mengatakan, pihak KBRI di Beijing dan juga Buenos Aires yang menaungi wilayah Uruguay sudah bergerak dan menghubungi pihak perusahaan tempat Faozi bekerja. Pihak KBRI juga telah menyampaikan permintaan keluarga kepada perusahaan agar jenazah Faozi tidak dilarung. Hasilnya, kata Retno, pihak perusahaan sudah menyanggupi untuk memulangkan jenazah Faozi. "Keluarga sudah ada permintaan agar jenazah tidak dilarung. KBRI kita di Beijing sudah menerjemahkan surat tersebut dan berikan ke perusahaan," jelas Retno. Faozi meninggal dunia saat berlayar di wilayah Uruguay. Semula PT Fachrul Bunga Tanjung, perusahaan tempat Faozi bekerja berniat untuk melarung jenazah Faozi ke laut. Keluarga Faozi kemudian memohon agar jenazah Faozi dibawa pulang untuk dimakamkan secara layak. (Has)