Luar Biasa! Ribuan Minang Mart Bakal Berdiri di Sumbar

Padang, Obsessionnews - Pemilik toko dan kedai di Sumatera Barat (Sumbar) yang menyatakan ikut bergabung menjadi Minang Mart, ternyata melebihi perkiraan. Luar biasa! Sejak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar menggagas konsep 1000 Minang Mart di Sumbar hingga diluncurkan Selasa 24 Mei 2016, sudah lebih dari seribu pemilik toko dan kedai yang menyatakan ikut bergabung. "1.000 Minang Mart hanya ungkapan saja dan yang ikut bergabung bisa lebih dan tidak dibatasi," kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat launching 1.000 Minang Mart di Auditorium Gubernuran, Selasa (24/5). Irwan Prayitno mengatakan, yang sudah siap bergabung sebanyak 3.200 belum termasuk koperasi dibawah binaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebanyak 150 dan Gapoktan yang ada di Dinas Pertanian serta home industri dibawah binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. "Data dari Bank Nagari ada 3.200. Setengahnya saja ikut bergabung sudah ada 1.600. Koperasi sekitar 100 ditambah gapoktan dan home industri. Itu saja sudah banyak belum lagi dari BUMN yang ikut bergabung," ujarnya.
Irwan Prayitno mengatakan, akan memperoleh keuntungan, tidak hanya mendapatkan barang kebutuhan dengan harga murah. Pemilik toko atau kedai mendapat jaminan modal dengan kredit rendah serta jaminan kredit bagi yang tidak punya modal masing-masing kepada Bank Nagari dan Jamkrida. Sedangkan, untuk pengembangan usaha, manajemen serta pengelolaan barang dilakukan PT Grafika Jaya Sumbar sekaligus memfasilitasi perlengkapan Informasi Teknologi atau IT. "Gak ada modal kita beri modal. Tak ada jaminan, kita beri jaminan," ujarnya. Menurut Irwan Prayitno, siapa yang mau ikut bergabung dengan Minang Mart persyaratannya tidak muluk-muluk. Datang dan daftar sesuai persyaratan secara perbankan serta pedagang yang sungguh-sungguh. Irwan Prayitno yakin, setelah program ini berjalan, tidak hanya menghidupkan ekonomi kerakyatan, juga inflasi dapat dikendalikan. "Strategi tepat untuk mengendalikan inflasi. Silakan jualan beras banyak dan jual mahal-mahal, kita jual tetap jual dengan harga pasar. Silakan jualan cabe banyak-banyak dengan harga tinggi, kita jual dengan harga pasaran dan tidak boleh harga tinggi,". (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)
Irwan Prayitno mengatakan, akan memperoleh keuntungan, tidak hanya mendapatkan barang kebutuhan dengan harga murah. Pemilik toko atau kedai mendapat jaminan modal dengan kredit rendah serta jaminan kredit bagi yang tidak punya modal masing-masing kepada Bank Nagari dan Jamkrida. Sedangkan, untuk pengembangan usaha, manajemen serta pengelolaan barang dilakukan PT Grafika Jaya Sumbar sekaligus memfasilitasi perlengkapan Informasi Teknologi atau IT. "Gak ada modal kita beri modal. Tak ada jaminan, kita beri jaminan," ujarnya. Menurut Irwan Prayitno, siapa yang mau ikut bergabung dengan Minang Mart persyaratannya tidak muluk-muluk. Datang dan daftar sesuai persyaratan secara perbankan serta pedagang yang sungguh-sungguh. Irwan Prayitno yakin, setelah program ini berjalan, tidak hanya menghidupkan ekonomi kerakyatan, juga inflasi dapat dikendalikan. "Strategi tepat untuk mengendalikan inflasi. Silakan jualan beras banyak dan jual mahal-mahal, kita jual tetap jual dengan harga pasar. Silakan jualan cabe banyak-banyak dengan harga tinggi, kita jual dengan harga pasaran dan tidak boleh harga tinggi,". (Musthafa Ritonga/@alisakinah73) 




























