Krisis Likuiditas Makin Mencekik Saudi

Krisis Likuiditas Makin Mencekik Saudi
Riyadh - Sebuah surat kabar Inggris mengabarkan masalah-masalah keuangan yang semakin mencekik Arab Saudi. The Telegraph, Inggris, Senin (23/5) di situsnya terkait masalah-masalah keuangan yang dihadapi Saudi menulis, Saudi dikarenakan kehilangan sumber-sumber dana, penurunan tajam pasokan dana dan tekanan kontinu atas sistem perbankannya, saat ini berhadapan dengan masalah kekurangan likuiditas akut. Menurut koran Inggris itu, Saudi sudah menjual surat-surat obligasi yang bisa diperjual-belikan, kepada para kontraktor dan meningkatkan suku bunga pinjaman antarbank, ini menunjukkan seburuk apa kondisi perekonomian Saudi saat ini. Laporan itu juga menyebutkan, di saat harga minyak dunia sejak bulan Februari 2016 mengalami peningkatan dan setiap barel minyak dihargai sekitar 50 dolar AS, hal itu sepertinya tidak cukup membantu Saudi dalam mengatasi krisis keuangan yang sedang melilitnya. Sejumlah pengamat meyakini bahwa alasan utama semakin buruknya masalah keuangan Saudi adalah dukungan dana dan militer negara itu kepada para teroris, agresi militer ke Yaman dan bantuan atas rezim-rezim berkuasa kawasan. (irib.ir)