Golkar Buka Peluang Usung Jokowi di Pilpres 2019

Golkar Buka Peluang Usung Jokowi di Pilpres 2019
Jakarta, Obsessionnews - Pertemuan petinggi Golkar dengan Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan pada Selasa (24/5/2016) petang, sudah mulai membicarakan arah koalisi dalam Pemilihan Presiden 2019. Meski begitu, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto belum berani terbuka bahwa pihaknya akan memberikan dukungan untuk Jokowi di Pemilu 2019 mendatang. Novanto hanya mengatakan bahwa Golkar mendukung calon presiden yang mendapat dukungan rakyat. Hal itu sesuai dengan slogan Golkar 'Suara Golkar, Suara Rakyat'. Di sisi lain, Setya Novanto meyakini Jokowi adalah sosok yang didukung oleh rakyat. Elektabilitas Jokowi diyakini tidak turun hingga Pemilihan Presiden 2019 mendatang. "Kan kalau suara rakyat dan suara Golkar itu kan sama dengan Pak Jokowi, nah kami dukung," kata Novanto. Sementara itu, Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengungkapkan, pembicaraan soal pilpres sudah mulai dilakukan sejak jauh hari karena hal tersebut merupakan rekomendasi Munaslub Golkar. "Memang salah satu rekomendasi itu kepada Ketum dan DPP Partai Golkar untuk melakukan komunikasi politik secara efektif produktif dengan Bapak Jokowi dalam rangka untuk persiapkan pelaksanaan Pemilu 2019," pungkas Idrus. Sebelumnya politikus Golkar Nurul Arifin secara terang terangan mengatakan Golakr di bawah kepemimpinan Setya Novanto, Partai siap mengusung Jokowi untuk menjadi capres lagi pada Pemilu 2019. Alasannya, kata tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan mantan Wali Kota Solo tersebut masih tinggi. Hingga saat ini belum ada sosok yang bisa menyamai Jokowi untuk maju dalam Pilpres 2019. Kendati demikian, Nurul Arifin menegaskan, partainya bukan berarti 'mencuri' Jokowi dari PDI Perjuangan, partai yang telah mengusung Jokowi di pilpres 2014 lalu. Golkar, kata dia, tidak ingin dianggap sebagai kompetitor. "Kami tidak bisa mengecilkan karena Pak Jokowi lahir dari PDIP dan milik PDIP. Kami hanya ingin jadi mitra bukan sebagai kompetitor," tandas Nurul. (Has)