Gubernur Naik Trail Terobos Lumpur dan Bebatuan

Padang, Obsessionnews - Menyusuri jalan setapak, bebatuan dan lumpur, tidak asing bagi Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno. Banyak lokasi dan daerah yang sudah dikunjungi orang nomor satu di Sumbar ini dengan menaiki trail. Minggu (22/5), Irwan Prayitno mengunjungi kawasan objek wisata Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan. Gubernur mengunjungi objek wisata yang terletak di Koto Tarusan Koto XI Tarusan, bukan lewat jalan lintas Padang-Bengkulu. Sebagaimana kebiasaan gubernur yang ke dua periode ini mengunjungi daerah-daerah terpencil, dengan menaiki trail trabas. Sekitar pukul 08:00 WIB, gubernur bersama komunitas trail, menelusuri jalan alternatif dari Sungai Pisang, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang tembus Sungai Pinang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Selain melihat percepatan pembangunan jalan strategis provinsi itu, juga sekaligus untuk mengetahui potensi ekonomi masyarakat disepanjang pesisir pantai antara Padang-Pessel. "Pembukaan jalan dari Sungai Pisang menuju Puncak Mandeh akan meningkatkan perekonomian masyarakat yang tinggal di daerah tersebut," kata Irwan Prayitno saat kunjungan kerja Sungai Nyalo kawasan Mandeh, Minggu (22/5). Politisi PKS ini mengatakan, kawasan wisata Mandeh akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar. Masayakat yang tinggal didaerah Sungai Nyalo, sebagai masyarakat sekitar akan menerima manfaatnya. Masyarakat bisa berjualan dengan membuat pusat oleh-oleh atau menjadi gaet serta menyediakan homestay.
Irwan Prayitno mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar berupaya mempopulerkan kawasan objek wisata mandeh ke dunia sehingga pesona yang sangat luar biasa itu lebih dikenal. Maka dari itu, masyarakat sekitar yang hendak membangun tempat seperti homestay atau tempat berjualan, jangan sampai menutupi keindahan pantai. Kepada Pemerintah Kabupaten Pessek, Irwan Prayitno menekankan supaya mengelola tata ruang dengan baik, serta mensosialisasikan kepada masyarakat dimana tempat yang diperbolehkan membangun dan yang tidak menghambat pemandangan. "Dengan bagusnya pembangunan tata ruang, sehingga nanti berdampak bagus kepada masyarakat baik dari segi ekonomi mamupun penatanaan daerah wisata, sehingga mendapatkan manfaat," ujarnya. Gubernur Sumbar mengapresiasi Pemkab Pessel yang telah mencoba memberikan peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan daerahnya dengan adanya Guru Sukarelawan yang mengajar anak-anak Sungai Nyalo Bahasa Inggris. Upaya itu dapat menjadi kesempatan dalam pengembangan pariwisata di daerahnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Pessel Gunawan mengatakan, Kawasan Mandeh akan dijadikan ikon wisata di Sumbar. Upaya itu dilakukan dalam rangka mengembangkan objek wisata Mandeh sebagai kawasan wisata yang strategis dikunjungi. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)
Irwan Prayitno mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar berupaya mempopulerkan kawasan objek wisata mandeh ke dunia sehingga pesona yang sangat luar biasa itu lebih dikenal. Maka dari itu, masyarakat sekitar yang hendak membangun tempat seperti homestay atau tempat berjualan, jangan sampai menutupi keindahan pantai. Kepada Pemerintah Kabupaten Pessek, Irwan Prayitno menekankan supaya mengelola tata ruang dengan baik, serta mensosialisasikan kepada masyarakat dimana tempat yang diperbolehkan membangun dan yang tidak menghambat pemandangan. "Dengan bagusnya pembangunan tata ruang, sehingga nanti berdampak bagus kepada masyarakat baik dari segi ekonomi mamupun penatanaan daerah wisata, sehingga mendapatkan manfaat," ujarnya. Gubernur Sumbar mengapresiasi Pemkab Pessel yang telah mencoba memberikan peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan daerahnya dengan adanya Guru Sukarelawan yang mengajar anak-anak Sungai Nyalo Bahasa Inggris. Upaya itu dapat menjadi kesempatan dalam pengembangan pariwisata di daerahnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Pessel Gunawan mengatakan, Kawasan Mandeh akan dijadikan ikon wisata di Sumbar. Upaya itu dilakukan dalam rangka mengembangkan objek wisata Mandeh sebagai kawasan wisata yang strategis dikunjungi. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73) 




























