Harkitnas, Kejujuran Ala Dr Soetomo Telah Hilang

Harkitnas, Kejujuran Ala Dr Soetomo Telah Hilang
Surabaya, Obsessionnews - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 108 di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Surabaya hari ini (20/05/2016) berlangsung cukup sederhana. Tidak tampak kemegahan ornamen merah putih di area Makam dr Soetomo yang merupakan salah satu pendiri Budi Oetomo. Hanya terlihat karpet merah terpasang sejak gerbang makam hingga ke pendopo. Ini sangat pas dengan sosok dr Soetomo dimata keluarga besarnya. Pria dengan tujuh bersaudara, diantaranya, dr susilo, dr suratmo, ibu Sri Sahid, ibu Sri Wulan Suratin Subondo, Ibu Sri umiyati, Mr siti sundari sangat dikenal berkepribadian jujur dan ikhlas. Harkitnas -2 Habimono, salah satu cucu dr Soetomo mengaku, sosok kakek sangat memberikan pembelajaran bagi bangsa ini. Perjuangan di era Belanda lalu sangat membekas di benak keluarga besar. Sejak, ditinggal oleh orang tuanya, Sutomo muda harus menyekolahkan seluruh adik - adiknya. Selain itu, menanamkan jiwa kejujuran dan keikhlasan terus dilakukan. " Beliau (Soetomo) mendidik kami dengan nilai kejujuran dan keikhlasan. Untuk bangsa ini, banyak tanah milik pribadi yang diberikan (Waqaf) untuk kepentingan pendidikan dan sejarah," tuturnya, sebelum berziarah ke makam dr Soetomo, Jumat (20/05/2016). Harkitnas -3 Menurut pria paruh baya ini, seharusnya Surabaya berbangga dengan adanya tiga pahlawan nasional, yakni, Soetomo, Wr Supratman, dan Bung Tomo. Dan negara bisa menjadikannya sebagai upaya menanamkan jiwa kebangsaan yang saat ini sudah mulai luntur akibat kemajuan zaman. " Di Surabaya ada 3 pahlawan nasional, Soetomo, WR Supratman, dan Bung tomo. Harus bangga," ungkapnya. Harkitnas -4 Namun, kebanggaan itu seakan hanya sebuah angan semata. Terbukti, di desa Ngepeh, Nganjuk, dimana tempat dr Soetomo dilahirkan, Pemerintah tidak merawat semua peninggalannya. Padahal disana, generasi muda bisa mengetahui sejarah para tokoh pahlawan nasional yang berjuang demi negeri ini. " Semua lupa sejarah, sibuk dengan politik," tegasnya singkat. Untuk diketahui, dalam ziarah rombongan peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini langsung dipimpin Menkominfo Rusdiantara, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Jajaran Forkompinda. (Rud)