UI Desak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Segera Dibahas

UI Desak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Segera Dibahas
Jakarta, Obsessionnews - Universitas Indonesia (UI) menekankan agar kekerasan seksual harus dilawan. Menurutnya masalah tersebut sudah menggurita dan membudaya dikalangan masyarakat sehingga kaum peremuan menganggap itu merupakan ancaman. "Salah satu strateginya harus dilawan dengan salah satu pola pikir dan terobosan baru. Saya pikir khususnya Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI) penting memainkan peran itu," kata Kepala Program Studi Filsafat UI Satas Dewi, pada Obsessionnews.com Kamis (19/5/2016). Sebagai salah satu kampus legendaris di Indonesia, UI konsisten sebagai kampus ramah terhadap isu-isu kesetaraan dan keadilan gender. "Membangun suasana studi yang aman nyaman baik perempuan dan laki-laki. Ini penting agar UI sebagai lembaga bisa menunjukkan bahwa memiliki kode etik yang sensitif terhadap isu-isu kekerasan seksual," tuturnya. Selain itu UI akan tetap konsisten mengawal dan mempresur agar RUU Penghapusan Kekerasan Seksual masuk prolegnas 2016. Satas meminta agar institusi betul-betul menunjukkan keberpihakannya melindungi perempuan dan anak melalui peraturan yang baru. "Tekanan ini bisa dilakukan selain diskusi, rembuk, maupun kegiatan lain tentunya harus ada petisi. Siapapun almamater UI harus menyeragamkan suaranya untuk mendukung penghapusan kekerasan seksual. Ini strategi-strategi yang bersifat jangka pendek, kalau jangka panjang kebudayaan dan pola pikir harus diubah agar ada keadilan pada perempuan," tegasnya. Lebih lanjut ia berharap semua lembaga peduli terhadap ancaman kekerasan seksual. Selain itu berharap juga agar mahasiswa dan pengajar peduli terhadap persoalan itu. "Harapannya bertumpu pada generasi muda, siswa dan pengajar untuk membangun pola pikir sensitif pada keadilan gender," serunya. Sebelumnya UI 2014 lalu telah terjadi kekerasan seksual dan samapi saat ini kasus itu belum selesai, dan masih dalam proses persidangan."Seiring dengan kasus yang menimpa mahasiswa kami maka secara resmi seluruh civitas akademik UI telah mengeluarkan surat mendukung penghapusan kekerasan seksual. UI peduli menghapuskan eliminer kekerasan seksual," pungkasnya. (Asma)