Santunan Korban Crane, Pemerintah Arab Masih Verifikasi

Jakarta, Obsessionnews - Nasib santunan terhadap keluarga 10 WNI yang wafat akibat musibah jatuhnya crane di Masjidil Haram, Saudi Arabia, September tahun lalu, masih menunggu verifikasi dari Pemerintah Saudi Arabia. “Sejak beberapa bulan yang lalu kita sudah mengajukan nama-nama, tidak hanya korban jiwa tetapi juga seluruh data keluarga korban yang menjadi syarat pemerintah Saudi Arabia untuk semua negara yang warganya menjadi korban atas kecelakaan jatuhnya crane,” ujar Menag Lukman Hakim Saefuddin, seperti dilansir laman kemenag.go.id, Selasa (17/5/2016). baca juga:Santunan Korban Crane, Segera Cair Arab Saudi Beri Santunan Korban Crane 3,5 MiliarFOTO Dubes Arab Soal Tragedi Crane Lukman Kembali Tagih Santunan Musibah Crane Menag Tagih Raja Arab Soal Korban Crane Menurutnya, pemerintah Saudi Arabia ingin memberikan santunan ini serentak kepada semua negara yang warga negaranya menjadi korban. Di sisi lain masih saja ada negara-negara yang belum selesai verifikasi dari data-data baik korban maupun keluarganya. “Pemerintah Saudi Arbia menjelaskan apabila ada beberapa negara yang ternyata mengalami pembekaan sejumlah korban dari data yang dimiliki oleh pemerintah Saudi Arabia. Sehingga pemerintah Saudi Arabia dituntut untuk memverifikasi kembali keakuratan dari data tersebut,” tambahnya. Oleh karena itu, hal inilah yang menyebabkan kemudian keterlambatan untuk kesekian kali dalam pencairan santunan korban tragedi crane. “Jadi kita sesungguhnya sudah meminta pemerintah Saudi Arabia untuk tidak harus serentak dibayarkan santunan itu,” pungkasnya. @reza_indrayana





























