Persatuan Tarbiyah Islamiyah dan Perti Kembali Bersatu

Padang, Obsessionnews - Setelah 50 tahun tak sejalan, Persatuan Tarbiyah Islamiyah Sumatera Barat bersama Perti kembali bersatu. Organisasi yang lahir di Sumbar ini mendeklarasikan islah bersama untuk ummat. Deklarasi sekaligus penandatangan kedua pimpinan organisasi yang bergerak dibidang dakwah dan pendidikan disaksikan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit pada acara Ulang tahun bersama ke 88 di Asrama Haji Tabing Padang, Sabtu (14/5). Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, deklarasi sekaligus penandatangan bersama yang dilakukan kedua pimpinan organisasi pada hakekatnya adalah sama dengan bersumpah. "Kalau sudah bersatu kembali, bersama-sama memajukan bangsa dan negara. Tidak ada lagi cerita lama dan masa lalu jangan diungkit kembali," ajak Nasrul Abit. Nasrul Abit mengatakan bahwa pemerintah butuh sinergitas dari semua pihak dan organisasi. Semua pihak harus proaktif membangun untuk menata ke depan yang lebih baik dan maju, karena persoalan yang muncul lebih komplek. Sementara itu Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Tarbiyah Islamiyah Sumbar Boy Lestari Datuak Palindih mengatakan, islah dihari ulang tahun ke 88 kedua ini adalah sejarah dan momentum untuk bangkit. "Kebangkitan organisasi untuk kepentingan ummat, agama, budaya, bangsa dan negara Republik Indonesia," katanya. Hal yang sama diungkapkan Ketua Perti Sumbar Duski Samad. Islah kedua organisasi ini sebagai momen untuk memajukan gerakan tarbiyah terutama bidang dakwah dan pendidikan. Duski Samad mengatakan, sejarah kedua organisasi ini tidak ada yang beda. Demikian juga dengan tokoh, khittah dan gerakan serta programnya sama. Namun karena ada sesuatu hal, sehingga organisasi itu jalan sendiri-sendiri dibawah nama Persatuan Tarbiyah Islamiyah dan Perti. "Peristiwa 50 tahun berjalan, adalah sebagai sebuah literatur saja. Momentum yang terjadi pada saat ulang tahun bersama yang ke 88 ini adalah sejarah penting untuk masa depan," kata Duski. Ulang tahun bersama dihadiri pimpinan organisasi dari seluruh kabupaten dan kota yang ada di Sumbar. Bahkan santri dari pondok pesantren binaan Tarbiyah Islamiyah juga hadiri. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)





























