Pasangan Mesum dan PSK Terjaring Razia Jelang Ramadhan

Pasangan Mesum dan PSK Terjaring Razia Jelang Ramadhan
Semarang, Obsessionnews - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang menggelar razia penyakit masyarakat disejumlah titik di kota Semarang, Rabu (11/5/2016). Razia dilakukan secara serentak, dengan melibatkan ratusan personil. Beberapa titik razia adalah di kawasan Kota Lama, sekitar Stasiun Poncol dan Polder Tawang. Sebanyak 3 pasangan mesum juga berhasil diamankan di Hotel Klas Melati di Jalan Imam Bonjol. Salah satu pasangan mesum tampak berkerudung dan tertunduk malu. Petugas lantas menggelandang seluruh hasil tangkapan ke Balaikota Semarang untuk didata. Kepala Satpol PP Semarang, Endro Pudyo Martanto mengatakan total jendral Pegawai Seks Komersial yang berhasil diamankan adalah 14 orang. Operasi ini sehubungan dengan mendekatnya bulan suci Ramadhan yang jatuh beberapa saat lagi. "Yang dirazia memang ditargetkan PSK. Ini bertujuan menyambut bulan suci Ramadhan dan memang, sudah banyak masyarakat yang mengadu tentang adanya PSK liar," kata dia kepada obsessionnews.com. razia PSK2 Kebanyakan, PSK tidak berasal dari wilayah Semarang. Rata-rata kupu-kupu malam itu datang dari Wonosobo, Grobogan, Kendal hingga Pati. Seluruh PSK akan dibawa ke Resosialisasi Wanito Utomo untuk dibina selama tiga bulan. "Tapi saya rasa hasilnya cukup memuaskan (rehabilitasi di Wanito Utomo). Karena selain ketat, banyak alumni resos tersebut berhenti dari pekerjaan lamanya sebagai PSK. Ini terbukti dari data razia kami selama ini," jelasnya. Sementara bagi para pasangan mesum akan dibawa ke kantor Satpol PP untuk didata dan dipertemukan dengan pihak keluarga. "Nanti akan kami pertemukan dengan keluarga masing-masing biar jelas ternyata begini tindakan salah satu anggota keluarga mereka," paparnya. Terpisah, salah seorang PSK berinisial M (23) warga asli Semarang, menolak disebut sebagai seorang PSK. Ia berdalih hanya sedang nongkrong dan ikut tering razia. "Saya tadi hanya ngopi-ngopi saja, tidak ikut-ikutan," kilahnya saat didata petugas. razia PSK3 Menanggapi pernyataan M, Endro mengaku tidak sembarangan menangkap orang yang diduga PSK. Petugas telah melakukan pengamatan beberapa hari sebelumnya dan berakhir dengan penangkapan. " Kami mengamati orang yang sama selalu duduk di tempat yang sama. Kemudian dari segi cara berdandan dan beberapa metode lain. Aparat satpol cukup hati-hati saat bertindak," tanggap Endro. Razia serupa akan terus digelar hingga bulan Ramadhan berlangsung. Tak hanya PSK saja, pihaknya juga akan menindak berbagai pelanggaran penyakit masyarakat lainnya jelas Ramadhan ini. (Yusuf IH)